JELANG PEMILU

Yenny Wahid Klaim Ganjar-Mahfud Unggul di Jawa Timur dan Jawa Tengah

Jakarta, penapersatuan.com – Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo -Mahfud Md atau TPN Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid, mengklaim pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang dia dukung unggul dari para pesaing, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Jawa Timur dan Jawa Tengah merupakan dua dari tiga provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Mas Ganjar Pak Mahfud di Jateng dan Jatim paling unggul di survei,” kata Yenny di Jombang.

Yenny Wahid mengutip hasil survei Gagas Lintas Data (Galidata). Lembaga survei yang tidak terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu menempatkan Ganjar-Mahfud di posisi teratas dengan perolehan 36,2 persen, mengungguli pasangan Prabowo-Gibran sebesar 33,3 persen dan pasangan Anies-Muhaimin dengan raihan 26,1 persen.

Survei Galidata dilaksanakan mulai 24 Desember 2023 sampai 6 Januari 2024 di seluruh wilayah Indonesia. Survei tersebut melibatkan 1.200 responden, dengan sampling error 2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil survei tersebut berbeda dengan sejumlah lembaga survei lainnya yang terdaftar di KPU. Misalnya survei yang dilakukan Indonesia Political Opinion (IPO). Mereka menyatakan elektabilitas Ganjar-Mahfud berada di posisi terakhir dari tiga pasangan calon.

Ganjar-Mahfud disebut hanya memiliki elektabilitas sebesar 21,5 persen. Tempat pertama masih diduduki oleh pasangan Prabowo-Gibran dengan 42,3 persen sementara pasangan elektabilitas Anies-Muhaimin terus naik hingga saat ini mencapai 34,5 persen.

IPO melakukan survei ini pada periode 1-7 Januari 2024 dengan metode multistage random sampling. Metode ini memiliki pengukuran kesalahan (Margin of Error/MoE) 2.50 persen, dengan tingkat akurasi data 95 persen. Survei ini mengambil presentasi sampel berjumlah 1200 responden yang tersebar proporsional di seluruh Provinsi di Indonesia.

Sementara itu, Ganjar Pranowo tak yakin jika surveinya terus mengalami penurunan. Sebaliknya, Ganjar menyebut hasil survei internal timnya menunjukkan elektabilitasnya bersama Mahfud, terus mengalami kenaikan.

“Survei saya naik tuh. Bahkan pakai sistem triangulasi, kriterianya kami masih kejar-kejaran antara dua kandidat, perbedaannya sekitar dua persen,” kata Ganjar.

Kendati demikian, Ganjar mengatakan hasil survei lainnya hanya digunakan sebagai referensi dan menjadi catatan untuk dijadikan perhatian. Ganjar mengumpamakan beberapa wilayah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Jawa Barat, merupakan daerah yang dinilai gemuk.

“Gak masalah, semua survei kami jadikan pelajaran untuk kami menyikapi dengan bijak,” ujarnya.

(Aji S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *