JELANG PEMILUPOLITIK

Struktur Partai Punya Peran Penting dalam Mengantarkan Calon Anggota Legislatif

Jakarta, penapersatuan.com – Pesta Demokrasi sebentar lagi digelar, semua mesin partai sudah mulai dijalankan. Baik melalui struktural partai maupun melalui Calon Legislatif (Caleg) potensial yang ditempatkan partai di masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil) untuk melakukan sosialisasi dan menarik simpati masyarakat.

Berbicara legislatif, ujar Rahmat Hidayat yang menjabat sebagai Ketua OKK DPC PPP Jakarta Selatan, mungkin kita akan teringat dengan sosok Marsiligilo (1270-1340) yang dikenal dengan pendapatnya tentang pentingnya hukum harus berasal dari rakyat melalui lembaga legislatif.

“Dia mungkin merupakan filsuf pertama yang menyatakan dengan tegas bahwa ‘Kedaulatan Berada di Tangan Rakyat’ dan sumber undang-undang ini ialah rakyat sebagai keseluruhan,” tambahnya.

Konsep demokrasi yang kemudian berkembang pesat pada abad ke-20, masih kata Rahmat, berawal dari buah pikiran sejumlah filsuf seperti Montesquieu (1688-1755) sebagai pelopor konsep Trias Politika, yakni pemisahan kekuasaan antara lembaga legislatif, lembaga eksekutif dan lembaga
yudikatif.

Pemikiran Montesquieu merupakan pengembangan dari pemikiran filsuf-filsuf sebelumnya, seperti Thomas Hobbes
(1588-1679), tentang hukum positif Negara dan John Locke (1632-1704) tentang pembatasan kekuasaan.

Ide demokrasi diperkaya oleh pemikir besar Jean Jackues Rousseau (1712-1778) yang mendasarkan pahamnya pada hukum alam yang bersifat rasionalistik individualis dan logis.

Sementara Partai Politik dalam pendekatan ilmu politik, kita mengacu Miriam Budiardjo, adalah suatu kelompok yang terorganisir yang anggotanya mempunyai orientasi, nilai-nilai dan cita-cita yang sama. Tujuan kelompok ini ialah untuk memperoleh kekuasaan politik dan merebut kedudukan politik, biasanya dengan cara konstitusional untuk melaksanakan kebijaksanaan-kebijaksanaan mereka.

Partai politik secara akademik ditegaskan sebagai alat untuk meraih kekuasaan
demi kesejahteraan rakyat, yaitu adanya
peningkatan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Maka keberadaan partai politik membawa harapan yang besar dari masyarakat. Oleh karena itu, tidak salah jika partai politik ditempatkan sebagai instrumen penting dalam mempermudah terciptanya iklim demokrasi sebagai jalan yang dianggap paling mudah mencapai kesejahteraan tersebut,” beber Rahmat.

Kita kembali ke PPP, sambung Rahmat, berbicara masalah strategi juga pemenangan, struktural partai punya peran penting dalam mensukseskan sekaligus mensosialisasikan partai juga para Caleg petarung yang sudah disiapkan oleh PPP.

“Secara eksplisit peran partai dan struktur partai sangatlah penting dalam mengantarkan calon anggota Legislatif ke gedung perwakilan rakyat dan mengawal suara pemilih dalam penentuan kemenangan suara di bilik TPS,” terang Rahmat saat ditemui dalam rapat terbatas Pengurus DPC juga PAC di kantor DPC PPP Jakarta Selatan, Kamis (29/11/202).

Ketua OKK DPC PPP Jakarta Selatan tersebut juga menjelaskan, harus terjadi sinergi juga sinkronisasi antara struktural partai dengan para caleg, hal ini penting karena selain paham akan wilayah, struktural juga yang nantinya akan berhubungan langsung dalam proses pemilihan suara yang dilakukan oleh KPU.

“Kita berharap, di sisa waktu yang ada para caleg dapat mempererat silaturahmi, sinkronisasi juga sinergi dengan struktural untuk dapat mencapai apa yang sama-sama kita inginkan secara maksimal,” harapnya.

Artinya, masih kata Rahmat, para Caleg dengan Tim Sukses juga relawan yang sudah dibentuknya nantinya dapat melakukan pemetaan wilayah dan tidak bergerak di tempat yang sama dalam bekerja untuk mendulang suaranya.

(Fadiel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *