AGAMA

Zahir Mania Padati Lapangan Sedayu, Batang

Batang, penapersatuan.com – Safari Maulid Majelis Az Zahir pada penghujung bulan November 2023 digelar di Cendono , Sedayu, Batang, Jawa Tengah.

Acara Cendono Bersholawat akan dimeriahkan oleh majelis Azzahir bersama hadrah dan Habib Ali Zaenal Abidin. 

Acara yang dimulai sejak 19.30 dihadiri oleh tokoh ternama KH Nafiul Athfal atau Gus Nafi itu yang menyampaikan tentang pentingnya bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Gus Nafi menyampaikan kisah seorang sahabat Nabi SAW yang merindukan Nabi SAW.

Rasulullah SAW juga merupakan faktor penting bagi keselamatannya di hari kiamat kelak. Hal itu terungkap ketika suatu hari seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW.

”Kapankah datangnya hari kiamat?,” tanya sahabat.

”Apa yang sudah engkau persiapkan untuk menghadapinya?,” Tanya Rasul kembali.

“Saya tidak mempersiapkannya dengan banyak shalat, puasa, dan sedekah. Tapi dengan mencintaimu dalam hati,” jawab sahabat.

Lalu, sabda Rasulullah SAW, ”Insya Allah, engkau akan bersama orang yang engkau cintai itu.” kata Gus Nafi.

Sementara Habib Ali Zainal Abidin juga menambahkan tentang kecintaan Rasulullah SAW telah bersabda mengenai seseorang yang dengan tulus mencintainya.

”Seseorang akan berada di Yaumil Mahsyar bersama orang yang dicintainya.”

Mendengar itu, para sahabat sangat berbahagia karena mereka sangat mencintai beliau.

Suatu hari seorang sahabat hadir dalam suatu majelis bersama Rasulullah SAW, lalu berkata, “Wahai Rasulullah, aku saya mencintaimu lebih dari mencintai nyawa, harta dan keluargaku. Jika berada di rumah, aku selalu memikirkanmu. Aku selalu tak bersabar untuk dapat berjumpa denganmu. Bagaimana jadinya jika aku tidak menjumpaimu lagi, karena engkau pasti akan wafat, demikian juga aku. Kemudian engkau akan mencapai derajat Anbiya, sedangkan aku tidak?”

Mendengar itu Rasulullah terdiam. Tak lama kemudian datanglah Malaikat Jibril menyampaikan wahyu:
”Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, mereka akan bersama orang yang diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi, shiddiqin, syuhada, dan shalihin. Mereka adalah sebaik-baik sahabat, dan itulah karunia Allah Yang Maha Mengetahui”.(QS An-Nisa : 69-70).

“Rasulullah SAW adalah sempurnanya mahluq. Dengan kita hadir ke majelis sholawat seperti ini kita hadirkan beliau untuk hajat dunia dan akhirat dengan memperbanyak membaca sholawat,” tambah Habib Bidin.

Gaya ceramah Habib Bidin yang enak dan gaul membuat jamaah betah di tempat duduknya.

Habih Bidin yang saat itu didampingi Ustadz Maulana juga berkisah awal berdakwah juga dari sekitar Bawang, Blado sampai Batang.

“Lama dari 2004 sampai 2009.Karenanya, untuk jadwal di Kab Batang tetap diutamakan,” kata Habib Bidin.

Habib Ali Zainal Abidin juga mengajak jamaah untuk tetap bersatu walau berbeda pilihan dan partai.”Mari kita doakan pemilu bisa aman, damai dan Indonesia tambah sejahtera,” pesan Habib Bidin kepada jamaah untuk tetap menjaga kondulsifitas ditengah jelang pemilu 2024 yang sudah memasuki masa kampanye ini.

Kecintaan para sahabat kepada Rasulullah SAW inilah pula yang menggerakkan mereka menyebarkan berdakwah ke seluruh penjuru dunia.

Ada pun lokasi majelis safari maulid dan sareng-sareng bersholawat akan digelar di Dusun Cendono, Sidayu, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Perintah untuk menghormati Sahabat Nabi SAW memang merupakan perintah Allah SWT.

Firman Allah, “Sesungguhnya Kami mengutus engkau sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan-Nya, membesarkan-Nya, dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang”. (QS Al Fath: 8-9).

Sebuah ayat menekankan pentingnya kecintaan terhadap Allah SWT dan Rasulullah SAW, ”Katakanlah (wahai Muhammad), jika ayah-ayahmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, isteri-isterimu, keluargamu, harta kekayaanmu, perdagangan yang kamu kekhawatirkan kerugiannya, dan rumah yang kamu senangi, lebih kalian cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya, dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak akan memberi hidayah kepada orang-orang fasik”.(QS At-Taubah: 24).

(AST)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *