METROPOLITAN

Tahlil Malam ke 25 Almarhum KH. Syakrim, Dihadiri Tokoh NU se Jakarta Timur

Jakarta, penapersatuan.com  – KH Ibnu Mulkan selaku pimpinan Pengurus Pesantren Nurul Ibad (PPNI) mengatakan, “Alhamdulillah ,Sabtu malam (05/08) Tahlilan untuk Almarhum Abina KH. M. Syakrim selaku Mustasyar PBNU.

Pada tahlilan malm ke 25 hadir, Katib Syuriah PCNU Jaktim, mantan Katib Syuriah PCNU Jakarta Timur, juga hadir Ketua NU Kecamatan Makasar, Ketua NU kecamatan Ciracas dan Rois Syuriah MWC NU Kecamatan Matraman Jakarta Timur.

Lebih lanjut KH Ibnu Mulkan yang juga Ketua Syuriah PCNU Jakarta Timur mengatakan,
“Kami keluarga Almarhum Abi KH Muhammad Syakrim akan gelar tahlilan selama 40 hari kedepan di halaman Masjid Nurul Ibad, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

“Saya mengajak para jamaah dan Nahdliyin semua untuk menghadiri tahlilan selama 40 hari kedepan dalam rangka wafatnya Almarhum Abuya KH Muhammad Syakrim di pelataran Masjid Nurul Ibad,” katanya.

“Dan Insya Allah untuk tahlilan malam ke 40 di adakan pada tanggal 20 Agustus 2023.

Sebagai info, sebelumnya Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhammad Syakrim itu telah wafat di Rumah Sakit Angkatan Udara Dr. Esnawan Antariksa, Jalan Merpati Lanud halim Perdanakusuma Nomor 2, Halim Perdana Kusumah, Makasar, Jakarta Timur, Selasa waktu maghrib (11 /7/2023).

Almarhum Abuya KH Muhammad Syakrim telah dishalatkan di Masjid Nurul Ibad dan akan dikuburkan di samping masjid Nurul Ibad setelah Shalat Zuhur (12/7/2023) Rabu siang.

Tokoh kharismatik asal Betawi asal Lubang Buaya, Jakarta Timur kelahiran tanggal 9 April 1933 telah pulang di usia 90 tahun. Almarhum Abuya Syakrim merupakan pendiri Pesantren Nurul Ibad, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Abuya KH Syakrim diketahui merupakan santri dari KH Tubagus Muhammad Falak yang lebih tenar dengan Abah Falak Pegentongan, Kota Bogor. Almarhum menjadi santri di Pondok Pesantren Al-Falak pada tahun 1951-1954.

(AW/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *