DAERAH

HM. Saleh Paparkan 4 Pilar Kebangsaan Kepada Mahasiwa UNIB

Bengkulu, penapersatuan.com – Di sela-sela kesibukannya sebagai anggota Komisi VIII DPR RI, H. Mohammad Saleh menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada masyarakat Dapilnya pada Jumat (23/623). Bertempat di auditorium utama Universitas Bengkulu, acara tersebut dipadati oleh tak kurang dari 150 civitas akademika UNIB yang terdiri dari mahasiswa dan dosen dari Fakultas Ekonomi.

Setelah rangkaian acara seremonial selesai, MC kemudian memperkenalkan bahwa pemateri acara yaitu H. Mohammad Saleh adalah alumni sekaligus senior FE UNIB.

“Saya sengaja mengundang civitas akademika dari Fakultas Ekonomi pada acara kali ini, karena saya punya ikatan emosional dengan Fakultas Ekonomi UNIB. Saya adalah alumni FE UNIB,” kata H. Mohammad Saleh yang disambut gemuruh tepuk tangan semua peserta.

“Tapi kedatangan saya kali ini bukan untuk memberikan kuliah ekonomi. Tapi melaksanakan salah satu tugas sebagai anggota parlemen. Mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada masyarakat. Artinya, sedari awal saya akan tekankan bahwa dalam sesi diskusi nanti, saya hanya akan menjawab pertanyaan seputar Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Adapun pertanyaan seputar membangun bisnis, waktunya setelah acara selesai,” sekali lagi disambut sorak-sorai peserta.

Di kalangan masyarakat Bengkulu, pria yang akrab disapa Abang memang populer sebagai salah satu pengusaha sukses yang disenangi karena sikapnya yang low profile dan gemar berfilantropi. Ia tercatat sebagai dewan penyantun di Universitas Bengkulu dan sejumlah lembaga serta yayasan sosial.

Dalam paparannya, politisi Partai Golkar menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan harus benar-benar dijiwai dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama dalam bergaul di tengah-tengah masyarakat.

“Mengapa menerapkan semangat Empat Pilar ini penting bagi kita? Karena mau ditinjau dari sudut pandang apa pun, esensi dan substansi Empat Pilar selaras dengan latar belakang primordial kita. Dari sisi agama, tradisi, budaya lokal, adat-istiadat, serta identitas primordial lainnya, tidak ada yang bertentangan dengan Empat Pilar Kebangsaan. Oleh karena itu, konsepsi Empat Pilar ini bisa memberikan garansi bagi kehidupan bangsa yang rukun dan harmonis,” urai Mantan Ketua DPD RI.

Semua peserta terlihat antusias menyimak paparan pemateri, apalagi HM Saleh sesekali menyelipkan lelucon-lelucon untuk menyegarkan suasana. Ketika sesi tanya jawab dibuka, banyak peserta yang mengangkat tangan, bahkan sampai berdiri agar diberi kesempatan untuk bertanya. Melihat moderator kewalahan, HM Saleh langsung mengambil mic dan menyatakan bahwa dirinya akan menjawab semua pertanyaan.

“Tidak perlu berebutan untuk menyampaikan pertanyaan, karena saya akan menjawab semuanya. Kalau waktu habis, maka diskusi bisa kita lanjustkan secara informal. Jika di ruangan ini waktunya juga belum cukup, saya persilakan untuk dilanjutkan di rumah saya. Kita atur waktunya,” kembali HM Saleh mendapat aplaus dari peserta.

(AW/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *