METROPOLITAN

Bawaslu Jaksel Mengingatkan Parpol Jaga Ketertiban Umum di Luar Masa Kampanye

Jakarta, penapersatuan.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bawaslu Jakarta Selatan mengingatkan menjaga ketertiban umum di luar masa kampanye pemilu 2024, Hal tersebut di sampaikan Abdul Salam selaku pemangku kegiatan dan kordiv penanganan pelanggaran Bawaslu Jakarta Selatan.

Dalam acara fasilitasi dan pembinaan penanganan pelanggaran dengan tema koordinasi pemangku kepentingan dalam menjaga ketertiban umum di luar masa kampanye pemilu 2024 sesi yang kedua, Selasa (11/07/2023) di hotel Ambhara Jakarta Selatan.

Lebih lanjut Abdul Salam mengatakan, “Bahwa kami menyelenggarakan kegiatan ini dengan tujuan untuk menyamakan persepsi sesuai regulasi terkait soal-soal kepemiluan, khususnya aturan main dalam berbagai tahapan.

“Agar semua stakeholder, baik penyelenggara, mitra penyelenggara, maupun peserta pemilu mematuhi semua regulasi yang berlaku, dengan harapan semua tahapan Pemilu 2024 di wilayah Jakarta Selatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan damai.

Kami meminta para pengurus parpol peserta Pemilu 2024 untuk menaati aturan terkait pemasangan spanduk, baliho, atau alat peraga lainnya supaya tidak melanggar ketertiban umum sebagaimana diatur dalam Perda DKI No 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (Tibum).

Dalam kegiatan ini menghadirkan narasumber Aminullah selaku pemerhati pemilu dan Kasat Pol PP Kota Jakarta Selatan.

Sambutan Muchtar Taufik selaku Ketua Bawaslu Jaksel mengatakan, “Partai politik boleh melakukan sosialisasi tapi hanya sebatas internal dengan kader politik, kader partai tidak memasang spanduk dan sejenisnya yang berisikan pengenalan calon legislatif (caleg) di luar masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Pemasangan alat peraga boleh dipasang kalau itu ada kegiatan internal partai. Adapun kegiatan seperti mendatangi warga dari pintu ke pintu maupun membagikan sembako juga tidak diperbolehkan untuk menjaga iklim tetap kondusif menjelang Pemilu.

Maka dari itu, dia meminta seluruh peserta Pemilu 2024 untuk menahan diri dengan tidak memasang alat peraga partai.

“Jika masih ditemukan di lokasi, maka pihaknya akan bertindak dengan memberikan teguran,” katanya.

“Kami juga menemukan adanya dugaan pelanggaran administrasi dan kami terus berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menyamakan persepsi,” tambahnya.

Dengan demikian, Bawaslu dan jajaran berharap agar pemilu 2024 bisa berjalan sesuai dengan aturan dan damai, tutup Muchtar.

Benny Sabdo anggota bawaslu DKI Jakarta dalam sambutan nya mengatakan, menurut aturan kampanye KPU Nomor 23 Tahun 2018 Pasal 69 dan 76, jika ditemukan pelanggaran maka dapat dikenakan sanksi berupa pembatalan nama calon anggota DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota dari daftar calon tetap; atau pembatalan penetapan calon anggota DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota sebagai calon terpilih.

Penyelenggaraan Kampanye Pemilu 2024 dimulai pada Selasa (28/11) sampai Sabtu (10/2/2024) sehingga terhitung berlangsung selama 75 hari.

Dengan ucapan Basmallah, Benny Sabdo selaku anggota Bawaslu DKI Jakarta membuka secara resmi acara.

Turut hadir dalam kegiatan ini,Ketua dan anggota Bawaslu Jakarta Selatan beserta sekretariat, Panwascam divisi penanganan pelanggaran se Jakarta Selatan,M Taqiyuddin selaku Ketua KPU Jakarta Selatan ,Ketua atau pengurus Parpol se Jakarta Selatan, dan unsur media.

(AW/Diel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *