NASIONAL

Menkopolhukam Resmikan Masjid KH. Abdurahman Wahid, UTM

Bangkalan, penapersatuan.com – Saat dikampus UTM , Gus Dur kembali kami kenang ketika saya bersama Pangdam Brawijaya,Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. berada di Kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Jumat, 7 Juli 2023 18 Dzulhijah 1444 H.

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan harus memiliki kecocokan dengan nilai-nilai, tradisi dan kearifan lokal Madura, apabila ingin berkembang dengan baik di Pulau Garam itu.

“Kampus ini didirikan untuk memfasilitasi masyarakat Madura agar memiliki kampus negeri. Jadi, kampus ini harus berkembang di lingkungan Madura yang mayoritas pesantren, dan oleh karena itu, UTM harus memiliki kecocokan dengan kearifan lokal Madura,” katanya saat mengisi orasi kebangsaan pada acara Dies Natalis Ke-22 UTM Bangkalan di Gedung RP Mohammad Noer setempat, Kamis.

Disamping itu, sambung dia, jika UTM ingin maju, maka kampus itu juga harus melindungi dan memfasilitasi masyarakat hingga bisa maju dan berkembang di tanah kelahirannya sendiri.

Mengoptimalkan peran sebagaimana tertuang dalam Tri Dharma perguruan tinggi harus ditingkatkan, sehingga kampus negeri pertama di Pulau Garam bisa menjadi  dan referensi dalam banyak hal bagi masyarakat Madura.

Usai mengisi orasi kebangsaan pada Dies Natalis kampus sudah berstatus negeri ini,  bersama Rektor Universitas Trunojoyo Madura Dr. Safi’, S.H, M.H, Menkopolhukam RI meresmikan masjid kampus yang di beri nama Masjid KH Abdurahman Wahid.

Di masa presiden Gus Dur lah, kampus Universitas Bangkalan yang semula swasta berubah menjadi negeri dan lalu namanya menjadi UTM.

Sebagai orang yang ketika itu mengusulkan agar Madura memiliki kampus negeri dan disetujui presiden, saya sampaikan ke Gus Dur bahwa menurut Kemendiknas, KemenPAN, dan Kemenkeu, Unibang belum memenuhi syarat menjadi kampus negeri.

Lalu presiden menjawab “Kalau Madura diminta memenuhi persyaratan, maka tidak akan pernah ada kampus negeri disana. Pak Mensesneg, buatkan Keppres, saya tanda tangani sekarang,” ujar Gus Dur.

Maka lahirlah kampus UTM bersama tiga kampus swasta lain yang berubah status jadi Perguruan Tinggi Negeri.
Dari kampus UTM  meluncur ke Masjid Agung untuk mengisi khutbah dan shalat Jumat bersama warga Bangkalan.

“Alfatihah untuk Gus Dur. Selamat Dies Natalis ke 22, maju dan maju lah UTM,” pungkas Menkopolhukam RI.

(Aji Setiawan)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *