METROPOLITAN

Silaturahmi Akbar Perawat Dan penandatanganan Mou dengan PMI Jakarta Utara

Jakarta, penapersatuan.com – DPD PPNI jakarta utara mengadakan acara silaturahmi akbar perawat dpk ppni se-Jakarta Utara, Kamis (1/6/2023) bertempat di PMI Plumpang Jakarta Utara.

Dalam moment silaturahmi ini Rizki Pebrian Pratama, S. Kep. M. Kes menyampaikan selain acara silaturahmi juga ada penandatanganan Mou dengan PMI Jakarta Utara agar saling bersinergi dalam rangka kemanusiaan dan berkomitmen untuk sama sama bergerak dalam kemanusiaan.

Acara silaturahmi ini yang hadir ada 34 dpk sejakarta utara dengan pembahasan bagaimana meningkatkan pelayanan dan tentunya kita harus mendepankan pelayanan kepada anggota yang terbaik ,karena dari hasil survei tingkat kepuasan pelayanan dijakarta utara 56% sangat puas dan harus dijaga, bagaimana trend positif ini berjalan tentunya kita harus meningkatkan pelayanan – pelayanan kita kepada perawat-perawat Jakarta Utara.

Sosilisasi ini juga berupaya bagaimana struktur Skala Upah di jakarta utara ini menjadi Pilot Project dimana kita bisa menerapkan Susu tersebut dan memprioritaskan dimana kesejahteraan ini menjadi prioritas utama khususnya perawat jakarta utara ujarnya.

Selain itu, Rizki Pebrian Pratama S. Kep. M.Kes juga mengatakan bahwa hari ini adalah hari sejarah. “Ya hari ini adalah sejarah Kalau 17 Agustus 1945 itu adalah hari kemerdekaan kalau hari ini sejarah bahwa PPNI Jakarta Utara merdeka dari hutang,” imbuhnya.

Seperti yang kita tahun DPD PPNI Jakarta Utara mempunya Hutang sebesar 500 juta ke Bank BNI, dana tersebut digunakan untuk membangun Gedung Graha DPD PPNI Jakarta Utara dengan total biaya 1.06 Milyar rupiah.

Sebetulnya dimasa pengurusan Pak H. Maryanto dana tersebut sudah ada namun jika dibayarkan kami pengurus baru tidak mempunya pegangan operasional sehingga kami pengurus yang sekarang memutar otak bagaimana cara mendapatkan dana diluar iuran dan tidak membebankan perawat.

“Ya kami engga lah engga ikut ikutan DPD Lain yang memungut iuran lagi ke anggota untuk Pembangunan Gedung kami berusaha dengan mengadakan inkubator bisnis diantaranya e comerce, panjualan buku, penjualan batik, jas, atribut kediklatan dan itu cukup lumayan utk mendapatkan pendapatan diluar iuran, jadi kami berfikir pendapatan dana itu jangan melulu dari iuran kita harus inovatif. Ini juga mungkin bisa diterapkan oleh dpk ppni se jakut bagaimana membuat inovasi agar mendapatkan pendapatan diluar iuran,” paparnya.

Rizki Menghimbau agar semua pengelolaan keuangan DPD dan DPK di Jakarta Utara agar dilakukan dengan transparan, ya kita lihat hari ini sudah berdiri gedung megah, kegiatan di DPD PPNI Jakut produktif hampir setiap bulan ada saya rasa anggota bisa menilai bahwa DPD PPNI Jakut aktif dan itu dana nya dari iuaran anggota.

Kita juga di DPD PPNI Jakut selalu transparan dalam melakukan keputusan dan kebijakan-kebijakan strategis, kami setiap rapat tentang program dan kebijakan kami live streaming di Youtube PPNI Jakarta Utara itu sebagai bentuk transparan kami.

Kami ingin semua anggota kami melihat dan tau apa yang kami lakukan selama ini sehingga tidak ada lagi yang bertanya iuran untuk apa dana nya kemana saya rasa semua anggota kami tau kami selalu transparan dalam mengelola anggaran.

“Untuk diketahui anggota kami sedikit tetapi kondisi keuangan kami hampir setara dengan Jumlah Anggota yang besar itu artinya pengelolaan kami betul betul kami kelola dengan baik. Bahwa saya selalu rewel ke bendahara 1000 rupiahpun jika tidak ada bukti akan saya tanyakan,” ungkap Rizki.

Di hari Lahir pancasila Rizki Pebrian Pratama, S. Kep. M. Kes berharap kita harus menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan,tentunya kita yang berada di indonesia bhineka tunggal ika dan tentunya kita sebagai perawat harus menjunjung nilai – nilai pancasila tidak boleh membeda – bedakan pangkat golongan,suku budaya ras,dan apapun tetap kita layani semuanya,jadi dihari lahir pancasila ini kita lebih erat lagi dan lebih solid lagi dan tentunya lebih mengedepankan lagi nilai-nilai pancasila.

Ditempat yang sama Danang triyanto, S. Kep. Ners selaku bendahara juga berharap semoga PPNI jakarta utara tetap solid dan berkembang,dan dengan adanya graha yang sudah slesai semoga bisa dimanfaatkan seluruh perawat dan tentunya graha ini milik perawat seluruh jakarta utara,luasnya 49 persegi ada 3 lantai terletak di jln swasembada barat 21,nomer 22 lokasinya sangat strategis ucap bendahara PPNI jakarta utara.

(Rohena/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *