Uncategorized

SIB Berharap Sekda DKI Bikin Terobosan Masalah Ajang Formula E Agar Bermanfaat untuk Masyarakat Inti Jakarta

Jakarta, penapersatuan.com – Tokoh Betawi yang juga Ketua Seniman Intelektual Betawi (SIB) Tahyudin Aditya, menilai ajang Formula E sebaiknya dihentikan karena tak ada manfaatnya untuk masyarakat Inti Jakarta, Betawi.

PT Jakpro sebagai penyelenggara, juga tak pernah peduli dan melibatkan seni serta budaya Betawi dalam pergelaran tersebut. Tahyudin mengatakan, seharusnya momentum Formula E dapat dijadikan ajang promosi seni budaya Betawi di pentas internasional untuk meningkatkan kunjungan pariwisata Jakarta.

“Formula E tak bermanfaat untuk warga Betawi. Sebaiknya dihentikan saja,” tutur Tahyudin dengan tegas kepada wartawan, Kamis (16/2/2023).

Ketua SIB juga berharap, Sekda DKI Jakarta yang baru Joko Agus Setyono, dapat mencari solusi agar ajang Formula E dapat merangkul masyarakat Betawi. Caranya, dengan melibatkan seni dan budaya Betawi sebagai ajang promosi dan kuliner, serta pentas seni dan budaya Betawi.

“Namun, apabila Formula E tak ada kepedulian pada masyarakat Betawi, sebaiknya dihentikan saja,” ulang Tahyudin menegaskan.

Diketahui sebelumnya, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Ismail mengatakan komisinya akan mengulik Formula E 2023 karena menurutnya informasi soal penyelenggaraan balap mobil itu belum jelas.

Untuk diketahui, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku penanggung jawab Formula E Jakarta hingga kini masih membahas soal balap mobil listrik itu.

Rencananya, kata Ismail, Komisi B akan mengulik hal itu saat kunjungan kerja ke kantor PT Jakpro.

“Nanti kan kami mau ada kunjungan juga, sekalian nanti ke Jakpronya, pembahasan soal Formula di kantor Jakpro,” tuturnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2023).

Menurut Ismail, kunjungan kerja untuk mengulik Formula E 2023 itu akan berlangsung usai DPRD DKI Jakarta menggelar rapat koordinasi rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2024.

(Mie/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *