Plt Ketum PPP: Dibutuhkan Kerjasama dalam Mengaktualisasikan Kembali Berbagai Maha Karya yang Dilakukan PPP Terhadap Bangsa Ini

Jakarta, penapersatuan.com – Kamis (5/1/2023) tepat 50 tahun yang lalu sejarah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dilahirkan oleh para Ulama. Berdirinya PPP tak lepas dari kebijakan pemerintah Orde Baru yang menetapkan kebijakan perampingan partai politik di Indonesia dalam bentuk fusi partai.

Dalam sambutan politiknya di acara Tasyakuran Harlah PPP ke-50 Plt Ketua Umum PPP HM. Mardiono mengatakan, sejarah politik bangsa ini telah mengukirkan bahwa PPP lahir dari 4 rahim partai Islam; NU, MI, SI dan PERTI yang telah memfusikan diri menjadi PPP dengan lambang Ka’bah.

“Perjalanan sejarah politik PPP selanjutnya meneruskan upaya perjuangan politik empat fusi partai tersebut. Perjuangan politik PPP di pentas politik nasional telah mengalami pasang surut yang sangat dinamis,” terang Mardiono, Kamis sore (5/1) di kantor DPP PPP

Dimasa Orde Baru, lanjut Mardiono, perjuangan politik PPP mengalami tekanan yang dahsyat, atas kebijakan politik yang represif oleh pemerintah Orde Baru. Saat reformasi PPP melakukan perjuangan politik heroik sebagai wujud mengakomodir aspirasi pergerakan reformasi yang menuntut dibukanya kran reformasi secara lebar.

“Oleh sebab itu PPP berada di garda terdepan menyuarakan dan memperjuangkan secara sungguh-sungguh untuk lahirnya konstitusi negara yang membuka ruang bagi lahirnya sistem perpolitikan yang demokratis di Indonesia,” lanjutnya.

Namun dalam kenyataannya, lanjut eks anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu. peran politik PPP kembali dilindas oleh pembiasan informasi sehingga kiprah dan karya-karyanya besar PPP tidak meperoleh perhatian publik.

Dalam konteks perjuangan politik parlemen di tanah air, lanjutnya, perjuangan politik PPP sangat banyak dan merupakan kontribusi politik yang maha dahsyat bagi bangsa Indonesia. Lahirnya Undang-undang Sistem Pendidikan Agama sampai hari ini masih menjadi mata pelajaran dan sebagai salah satu materi yang wajib diadakan disemua jenjang pendidikan umum adalah maha karya PPP.

Lahirnya Undang-undang Perkawinan yang menyelamatkan akidah dan syariat umat Islam juga merupakan karya PPP yang sangat penting dan strategis bagi kehidupan umat Islam di Indonesia.

“Lalu Undang-undang Perlindungan Anak dan Perempuan yang mewajibkan persamaan akidah dan agama terhadap anak yang diadopsi serta adanya perlindungan hukum bagi wanita dan anak adalah hasil buah karya dari PPP,” ujarnya.

PPP juga telah berusaha keras untuk melahirkan Undang-undang Pondok Pesantren meski kemudian pihak yang tidak menerima mengambil manfaat dengan menobatkan diri sebagai panglima UU tersebut.

Undang-undang Pornografi dan Minuman Berakohol yang mengatur larangan maksiat dan minuman berakohol merupakan aspirasi dan perjuangan politik dari PPP untuk menyelamatkan generasi muda penerus bangsa.

Dirinya mengatakan, banyak perjuangan politik yang dilakukan PPP, namun tidak semua perjuangan tersebut menjadi perhatian masyarakat luas.

“Untuk itu sangat dibutuhkan kinerja bersama dalam mengaktualisasikan kembali berbagai maha karya yang dilakukan oleh PPP sehingga menjadi perhatian semua komponen dan elemen masyarakat Indonesia,” harap Plt Ketum PPP itu.

“Karena, hal ini sangatlah penting sebagai upaya menumbuhkan keyakinan dan rasa percaya yang tinggi terhadap kemampuan perjuangan PPP dimasa yang akan datang,” tutupnya.

(Fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *