Tiga Pemenang JAKBEE Busines Plan 2022 Jakarta Utara Maju Ke Tingkat Provinsi DKI Jakarta

Jakarta, penapersatuan.com – Tiga pemenang dari kompetisi Jakarta Baznas (Bazis) Enterpreneur Empowerment (JAKBEE) Business Plan 2022 Tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara akan melaju ke tingkat Provinsi DKI Jakarta. Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim berharap tiga tim JAKBEE perwakilan dari Jakarta Utara dapat menunjukan kualitas terbaiknya dan mampu mengukir prestasi di event JAKBEE Tingkat Provinsi DKI Jakarta.

“Tetap optimis dan tunjukan yang terbaik dalam kompetisi JAKBEE Tingkat Provinsi DKI Jakarta,” pesan Walikota saat menyerahkan plakat dan hadiah uang pembinaan kepada lima tim yang berhasil meraih juara dalam kompetisi JAKBEE Business Plan 2022 Tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara di Halaman Plaza Barat, Kantor Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Senin (19/12).

Dari 20 tim yang ikut berkompetisi telah terpilih lima tim terbaik yaitu Juara I diraih oleh SMAN 75 dan mendapatkan plakat serta uang pembinaan senilai Rp 5 Juta, Juara II diraih SMKN 23 dan mendapatkan plakat serta uang pembinaan Rp 3 Juta, Juara III diraih SMKN 4 yang mendapatkan plakat serta uang pembinaan Rp 2,5 Juta.

Selanjutnya, Juara Harapan I diraih SMK Kesehatan Global Cendekia yang mendapatkan plakat dan uang pembinaan Rp 1,5 Juta, Juara Harapan II diraih SMKN 12 yang mendapatkan plakat dan uang pembinaan Rp 1,5 Juta.

“Insya Allah, tanggal 23 Desember nanti mereka akan mengikuti kompetisi JAKBEE Tingkat Provinsi DKI Jakarta. Kita harapkan perwakilan dari Jakarta Utara bisa masuk dalam kategori tiga besar,” ungkap Koordinator Baznas Bazis Wilayah Jakarta Utara, Wisnu Cakraningkrat.

Selain berkompetisi dalam membuat produk unggulan, program JAKBEE juga dapat melatih keberanian para pelajar Jakarta Utara untuk dapat menunjukan potensi diri. “Alhamdulillah, Tim Fantastik Five dari SMAN 75 Jakarta bisa meraih Juara I JAKBEE Tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara. Kita peduli dengan permasalahan sampah dan mencoba untuk mendaur ulang kain perca menjadi produk selimut dan barang-barang lainnya. Sebagai persiapan ke tingkat Provinsi DKI Jakarta, kami akan buat inovasi lagi tentang pemanfaatan kain perca menjadi tatakan piring, tote bag, pouch, dan lain-lain,” ucap siswi SMAN 75, Amelia Putri.

(Rohena)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *