Jelang Pemilu 2024, Wapres Minta Santri Berperan Jaga Stabilitas Masyarakat

Jakarta, penapersatuan.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan dalam pemilihan umum (Pemilu) akan ada perbedaan-perbedaan aspirasi. Dia mengimbau partai politik (Parpol) untuk tidak membuat statement yang akan menimbulkan konflik.

“Kita harapkan dari kalangan parpol itu sendiri, ketika dia menyikapi perbedaan, ketidaksamaan itu jangan sampai membuat statement-statement yang bisa menimbulkan permusuhan,” katanya di Sekretariat Wapres, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu (22/10/2022).

Menurutnya, jika diatasnya telah timbul statement yang dapat memecah belah, maka di bawah akan lebih parah. Oleh sebab itu, dia mengimbau parpol untuk menjaga perpecahan tersebut.

Indonesia sudah memasuki tahun politik karena tahapan pemilihan umum (Pemilu) 2024 sudah dimulai sejak Juni lalu. Dengan beragamnya dinamika seputar tahun politik ini, perpecahan pun kerap terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, untuk menjaga kestabilan kondisi bermasyarakat, seluruh pihak harus aktif berperan termasuk para santri.

“Santri itu harus berperan untuk menjaga supaya perbedaan aspirasi politik itu tidak menimbulkan konflik di masyarakat,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin ketika ditanya awak media usai menghadiri acara Peluncuran Beasiswa Santri BAZNAS di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan Nomor 6, Jakarta.

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, perbedaan aspirasi politik tersebut biasanya timbul dari fanatisme kelompok yang kemudian menimbulkan anggapan bahwa orang lain dengan paham berbeda adalah salah. Untuk itu, santri dengan jumlahnya yang banyak dan tersebar di seluruh Indonesia memiliki peran penting dalam penetralan fanatisme.

“Jangan sampai yang tidak seaspirasi itu dianggap musuh dan tentu politik identitas juga supaya tidak menjadi isu politik yang memecahbelah masyarakat. Itu saya kira yang harus dilakukan oleh santri ini,” papar Wapres.

Di sisi lain, Wapres juga mengimbau kepada partai politik (parpol) yang akan berpartisipasi dalam Pemilu 2024 untuk turut menjaga narasi kerukunan dalam kampanye yang dilakukan. Sebab, selain dari masyarakat, parpol juga memegang peran strategis dalam menjaga kestabilan ini.

“Dan tentu yang kita harapkan dari kalangan parpol itu sendiri ya ketika dia itu menyikapi perbedaan, ketidaksamaan itu jangan sampai membuat statement atau pernyataan yang bisa menimbulkan permusuhan,” imbau Wapres.

Menutup keterangan persnya, Wapres kembali berpesan bahwa peran santri sangat diperlukan dalam menjaga stabilitas politik jelang Pemilu 2024. Sehingga, persaudaraan sesama anak bangsa dapat terus terjalin ditengah dinamika yang ada.

“Ini yang perlu kita jaga dan santri sesuai tugasnya mengawal negara ini supaya tetap aman, NKRI tidak terganggu, dan semua masyarakat tidak terjadi permusuhan. Semuanya tetap bersaudara, ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa) jangan sampai terkoyak. Itu saya kira peran dari santri kita,” pungkas Wapres.

(Aji Setiawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.