Pelatihan Wirausaha Industri Baru Pacu Semangat Pelaku UMKM Hasilkan Produk Berkualitas

Jakarta, penapersatuan.com – Sudin Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Utara mengadakan kegiatan pelatihan wirausaha industri baru yang dilaksanakan secara serentak di enam kecamatan. Tercatat, ada 1.200 orang yang terdaftar sebagai peserta pelatihan wirausaha industri baru di wilayah Jakarta Utara.

Program peningkatan kapasitas wirausaha ini dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan yang meliputi tujuh langkah pasti sukses yang terdiri dari Pendaftaran (P1), Pelatihan (P2), Pendampingan (P3), Perijinan (P4), Pemasaran (P5), Pelaporan Keuangan (P6), dan Fasilitasi Permodalan (P7).

“Melalui pelatihan ini akan meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM agar semakin kuat berdiri di kaki sendiri dengan bekal potensi yang dimiliki. Ini masih berproses dan harus mendapatkan dukungan dari semua pihak karena mereka adalah pejuang yang nantinya bisa membuka lapangan pekerjaan baru,” tutur Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim saat menghadiri kegiatan pelatihan wirausaha industri baru di Balai Yos Sudarso, Kantor Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Kamis (20/10).

Selain dibekali teknik industri, pemasaran, dan manajamen, para peserta pelatihan juga alan mendapatkan peralatan produksi seperti mixer, blender, portable oven, alat pengemas vakum, dan lainnya. “Semoga kegiatan ini yang mendapatkan dukungan penuh dari anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta berjalan sukses dan dapat dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UMKM di Jakarta Utara,” harap Ali didampingi Anggota Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta, Hasan Basri Umar dan Kepala Bagian Perekonomian Setko Administrasi Jakarta Utara, Dewi Sartika.

Sementara itu, Kasudin PPKUKM Kota Administrasi Jakarta Utara, Yati Sudiharti mengungkapkan jumlah peserta pelatihan di setiap kecamatan sebanyak 200 orang. “Hari ini, kita laksanakan pelatihan untuk angkatan ke-6 di wilayah Kecamatan Tanjung Priok. Setiap angkatan itu kapasitas pesertanya adalah 40 orang dan serentak di enam kecamatan,” ujarnya.

Ia menerangkan bahwa pelatihan wirausaha industri baru sebagai wadah untuk mengasah potensi para pelaku UMKM baru. “Kita ciptakan para enterpreneur baru yang didukung dengan pemberian peralatan produksi agar mereka terpacu untuk menghasilkan produk-produk UMKM yang berkualitas dan mampu merubah perekonomian keluarga menjadi lebih baik,” tutur Yati.

Langkah nyata dari pemerintah untuk menumbuhkan semangat berwirausaha mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Jakarta Utara. “Banyak sekali keuntungannya ikut pelatihan ini. Kita dapat ilmu baru, gratis, dan setelah selesai pelatihan selama empat hari juga diberikan oleh-oleh peralatan produksi. Ini juga menjadi penyemangat bagi saya agar lebih kreatif dalam membuat aneka makanan dan minuman,” ungkap Sarina, peserta pelatihan dari Kecamatan Tanjung Priok.

(Rohena)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.