PBNU Berduka Atas Wafatnya Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah, KH. Dian Nafi’

Jakarta, penapersatuan.comInnalilahi wa inna ilaihi rajiun. Kabar duka datang dari Nahdlatul Ulama. Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Dian Nafi’ wafat dalam usia 59 tahun, pada Sabtu (1/10/2022) sekitar pukul 18.42 WIB.

Pengasuh Pesantren Al-Muayyad Windan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, ini menghembuskan nafas terakhir usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta.

KH. Muhammad Dian Nafi lahir di Sragen pada 04 April 1964, nama lengkapnya adalah Muhammad Dian Nafi.Beliau adalah anak ketiga dari delapan bersaudara. Ayah beliau KH. Ahmad Djisam Abdul Manan, perintis pondok pesantren An-Najah, Gondang, Jawa Tengah.

Dian Nafi melepas lajangnya dengan menikahi Ibu Hj.Murtafiah Mubarokah, S.Pdi, dari pernikahan beliau dikaruniai beberapa anak.

Beliau menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri 94 Premulung Laweyan, melanjutkan pendidikan menengahnya di lingkungan Pesantren Al-Muayyad (MTs-MA). Dikenal sebagai sosok yang rajin dan ulet, Dian Nafi’ pun menggeluti beragam aktivitas keorganisasian di lingkungan pesantren dan Ikatan Putra Nahdlatul Ulama (IPNU) cabang kota Solo. Bahkan untuk memperkaya pengalaman dan menempa jiwanya, ia juga pernah bekerja sebagai kuli bangunan, yang dilakoninya di sela-sela waktu belajar formalnya.

Tamat Madrasah Aliyah, Dian Nafi’ masuk Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNS, sambil berlatih mengajar di pesantren almamaternya. Di sela-sela aktivitas belajar dan mengajarnya, masih dalam status mahasiswa S-1, Dian Nafi’ dipercaya menjadi Sekretaris PCNU Surakarta dan selanjutnya menjadi Ketua Tanfidziyah cabang yang sama.

Guru-guru beliau saat menuntut ilmu adalah: KH. Ahmad Djisam Abdul Manan, KH. Abdul Rozal Sholawi, KH. M. Salman Dahlawi

Suatu saat ia dipanggi; KH. Abdul Rozal Sholawi ditugasi untuk membuka dan mengasuh pesantren cabang Al-Muayyad Windan, Makamhaji, Sukoharjo, yang merupakan pengembangan dari Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan, Surakarta.

Beliau pernah berkecimpung di berbagai organisasidi antaranya : IPNU cabang Solo, PMII, GP ANSOR, Sekretaris PCNU Surakarta, Ketua RMI pusat 2022-2027.

Karier dengan keilmuannya beliau, posisi karier yang diduduki di antaranya: Pengasuh pesantren di Pesantren Al-Muayyad Windan Sukoharjo. Kiai yang pernah mengemban amanah sebagai Ketua PCNU Kota Surakarta (1998-2003) dan Wakil Rais PWNU Jateng ini  dimakamkan di kompleks Ponpes Al Muayyad Wildan, Minggu (2/10/2022) siang sekitar 13.00 WIB.

(Aji Setiawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.