Jum’at Berkah, Memberi Tanpa Harus Menindas

Jakarta, penapersatuan.com – Belum usai efek dari masa pandemi yang dialami oleh masyarakat, tiba-tiba pemerintah kembali mengambil kebijakan dengan menaikkan BBM bersubsidi yang otomatis membuat harga pangan ikut naik.

Alhamdulillah ditengah-tengah kesulitan yang dirasakan oleh sebagian masyarakat, masih ada orang-orang yang berhati mulia dengan meringankan sedikit beban hidup mereka.

Seperti yang dilakukan oleh Tavip Hartawan, yang saat ini menjabat Ketua LMK Kelurahan Kebon Jeruk sekaligus Sekretaris LMK Kotamadya Jakarta Barat ini selalu berbagi dengan masyarakat tiap Jum’at pagi.

Menurut Tavip, Jum’at berbagi sudah dilakukan sejak awal pandemi melanda masyarakat. Hal ini dilakukan untuk sedikit meringankan beban orang-orang yang memang membutuhkan.

Tavip Hartawan, saat memberikan paket nasi boks kepada masyarakat sekitar Jalan Kebon Jeruk Raya

“Memang tidak banyak yang bisa saya berikan, hanya sekedar nasi boks untuk mereka sarapan dengan harapan bisa menambah tenaga juga semangat mereka dalam mencari rizky untuk keluarga mereka,” terang Tavip.

Sedikitnya sekitar 50 boks nasi yang Tavip berikan dan diantarkan sendiri olehnya dengan mengendarai sepeda motor. Selain kepada dhuafa yang ada disekitar rumahnya, nasi boks juga memberikan kepada para tukang ojek pangkalan, tukang tambal ban juga pedagang asongan yang ada disepanjang jalan Kebon Jeruk Raya, Jakarta Barat.

“Dalam berbagi ini, saya selalu menekankan pada diri saya pribadi untuk berbagi tanpa harus menindas. Artinya, apa yang saya bagikan itu, saya beli juga kepada pedagang yang ada di sepanjang jalan Kebon Jeruk Raya ini. Alhamdulillah dengan demikian, kita bisa membantu para pedagang dan membantu masyarakat yang menang membutuhkan,” papar Tavip.

Marulloh, pedagang tisue yang gembira menerima paket nasi boks Jum’at Berkah

Salah satu pedagang tisu yang biasa mangkal di jalan Kebun Jeruk Raya, Marulloh merasa sangat terbantu. Dia juga mengatakan, hampir setiap Jum’at dapat nasi boks dari Bang Tavip.

“Saya sangat bersyukur disaat harga-harga pada naik seperti sekarang ini, masih ada orang yang ikhlas memberi kepada orang yang membutuhkan. Saya mah cuma bisa berdoa, semoga Allah memberikan rizki yang melimpah kepada Bang Haji Tavip dan keluarga,” ujar Marulloh.

Hal sama juga dikatakan oleh penjual ayam sabana yang kebetulan pada Jum’at pagi (16/9/2022) diborong dagangannya untuk diberikan kepada orang yang membutuhkan.

Suwito, pedagang Ayam Sabana yang merasa terbantu dengan adanya Jum’at Berkah

“Alhamdulillah Mas, dengan diborongnya dagangan saya oleh Bang Haji Tavip paling tidak ada masukan lebih dari hari biasanya,” terang Suwito yang sudah setahun lebih berjualan di Jalan Kebon Jeruk Raya.

Apa yang dilakukannya, menurut Tavip semata-mata karena lillahi ta’ala, “Semoga apa yang saya lakukan ini bisa bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan dan manfaat juga buat saya serta keluarga,” tutupnya.*

(Fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.