Habib Rizieq Shihab Bebas, Ketua AMK Jakarta Timur Berdoa dan Bersyukur Agar HRS Selalu dalam Lindungan Allah SWT

PENAPERSATUAN – Alhamdulillah, Ahlan Wa Sahlan ‘Imam Besar’ Habib Rizieq Shihab, itu kalimat pertama yang keluar dari mulut umat muslim saat mendengar kabar baik tentang bebas bersyaratnya Habib Rizieq Shihab.

Selasa, (20/7/2022) menjadi hari bersejarah. Hal itu diungkapkan oleh H. Belly Bilalusalam, SH selaku Ketua Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Jakarta Timur.

“Bebasnya Imam Besar Habib Rizieq Shihab hari ini, adalah menjadi hari bersejarah dan patut kita syukuri,” tutur Belly di Jakarta, Rabu (20/7/2022).

Karena, tambah Belly, hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh umat. Politisi muda partai berlambang Ka’bah yang dekat dengan alim ulama ini juga berharap, agar Habib Rizieq Shihab selalu dalam lindungan Allah SWT dan selalu diberikan kesehatan.

“Semoga beliau (Habib Rizieq Shihab), senantiasa dalam lindungan Allah SWT dan kembali dapat bersama-sama umat, dalam dakwah yang menebarkan energi positif dalam ketaatan kepada Allah SWT maupun kebaikan dalam berbangsa dan bernegara yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur,” ucap Belly yang juga Wakil Ketua DPW PPP DKI Jakarta ini.

Sebelumnya, ada beberapa kasus yang membuat Habib Rizieq Shihab harus mendekam di balik jeruji besi. Yakni, perkara kerumunan massa di Petamburan Jakarta Pusat dan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kasus di Petamburan divonis 8 bulan penjara. Sedangkan untuk perkara Megamendung divonis denda Rp 20 juta subsider lima bulan kurungan.

Dengan vonis 8 bulan penjara untuk kasus di Petamburan, dikurangi masa tahanan, maka Habib Rizieq bebas pada bulan Juli 2022.

Habib Rizieq mendapatkan pembebasan bersyarat pada 20 Juli 2022. Habib Rizieq ditahan sejak 12 Desember 2020, sedangkan ekspirasi pada 10 Juni 2023. Seperti yang dituturkan oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Rika Aprianti.

“Habib Rizieq dinyatakan bebas bersyarat. Masa percobaan bebas bersyarat ini hingga 10 Juni 2024,” terangnya.

Rika mengatakan, Habib Rizieq Shihab telah memenuhi syarat administratif dan substantif untuk mendapatkan hak remisi dan integrasi sesuai Peraturan Menteri Hukum dan HAM. Nomor 7 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 3 Tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 117),” tutup Rika.

(Fadiel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.