DPW dan DPD IKA UII Harus Bisa Berperan dalam Medan Semangat Kebangsaan untuk Indonesia

PENAPERSATUAN – Jajaran pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Indonesia (UII) DPW dan DPD Sumatera Selatan periode 2022-2026, pada Sabtu (18/6/2022) telah dilantik.

Acara pelantikan berlangsung khidmat dan terasa istimewa karena dihadiri tokoh penting seperti Prof. Dr. Mahfud MD (Menkopolhukam), Herman Deru (Gubernur Sumatera Selatan), Wakil DPP IKA UII, Dr. Syarifuddin Ahmad (Ketua IKA UII), Dr. Yusuf Amir, Dr. Syafaruddin Alwi (Mantan Ketua IKA UII), Rektor UII Yogyakarta, Prof Fathul Wahid dan tokoh lainnya.

Acara pelantikan dibuka dengan pembacaan Kalam Ilahi dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne UII. Pelantikan jajaran pengurus DPW dan DPD IKA UII oleh ketua DPW IKA UII, Panca Wijaya, SH.MH yang juga adalah Bupati Ogan Komering Ilir (OKI).

Dalam sambutannya, Panca Wijaya menyampaikan siap bersinergi dengan pemerintah untuk kontribusi dan kolaborasi dalam pembangunan. “Alumni siap berkontribusi positif dalam membangun bangsa dan siap bersinergi, berkolaborasi untuk memberikan sumbangsihnya. Semoga langkah kita selalu diridhoi Allah SWT,” tutur Panca Wijaya.

Sambutan kedua oleh Rektor UII Yogyakarta Prof. DR. Fathul Wahid yang menyampaikan tentang pentingnya eksistensi dari perguruan tinggi.

Prof. DR. Fathul Wahid bersama IKA UII Sumatera Selatan di Palembang

“Paling tidak ada dua parameter agar Perguruan tinggi itu masih ada yakni ada karya akademik dan alumninya. Dengan menjaga dua kegiatan ini akademik tetap terus hidup. Alumni UII menjadi bagian dari peradaban di berbagai sektor,” kata Prof Fathul Wahid.

Dalam kesempatan  acara pelantikan DPW Sumsel juga diserahkan 1000 Mushaf Al-Quran bagi program tahfidz yang ada di Sumatera Selatan.

Sementara itu Menkopolhukam, Prof. Moh. Mahfud MD menyampaikan selamat dan sukses atas dilantiknya pengurus DPW IKA dan 8 DPW IKA UII. “Selamat atas dilantiknya jajaran pengurus ĎPW dan DPD IKA UII Sumsel mudah-mudahan bisa membawa panji-panji UII dan bisa berperan dalam medan semangat kebangsaan untuk Indonesia yang tentram, terutama di Sumatera Selatan,” harap Prof Mahfud MD.

Dalam orasi kebangsaan, Prof Mahfud berkisah banyak hal sejarah kebangsaan karena Sukarno, Bung Hatta, KH. Wahid Hasyim, KH Kahar Muzakir adalah para pendiri UII yang mempunyai akar sejarah dari Organisasi Islam yang ada di Indonesia.

(Red/Aji Setiawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.