Haul ke 51 KH. Wahab Hasbullah, Founding Father Nahdhlatoel Oelama 1926

PENAPERSATUAN – Jamaah Manaqib Jawahirul Ma’ani di bawah pimpinan KH. Faturrohman bersama masyarakat padati makam KH. Wahab Chasbullah di Tambakberas Jombang, Kamis, (9/6/2022). Hal itu dalam rangka memperingati haul KH Wahab Chasbullah (Mbah Wahab) yang ke 51.

Putri KH Abdullah Wahab Chasbullah, Hj. Munjidah Wahab dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran jamaah manaqib Jawahirul Ma’ani dan seluruh masyarakat. “Sekali lagi terimakasih, semoga bacaan manaqib ini memperoleh keberkahan,” ungkap orang nomor satu di Jombang ini.

Menurutnya, peringatan haul itu diselenggarakan selama 3 hari dan hari ini dibuka dengan Manaqib Kubro oleh Jamaah Manaqib Jawahirul Ma’ani Jombang. “Besok dan lusa akan dilanjutkan Khotmil Qur’an dan pengajian umum,” tuturnya.

KH. Wahab Hasbullah, Founding Father Nahdhlatoel Oelama 1926

Sementara itu, Ketua umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, KH. Wafiyul Ahdi, memaparkan bahwa manaqib merupakan wujud cinta pada Ulama, Syekh Abdul Qodir Al Jailani dan Rasulullah SAW.

“Inilah wujud cinta kita pada Ulama yang dalam hal ini manaqib kita hadiahkan kepada Mbah Wahab,” ujar pria yang akrab disapa Gus Wafi ini.

Lebih lanjut Gus Wafiyul  mengatakan, sebenarnya kita bisa membaca manaqib sendiri. Tetapi berbeda rasanya ketika dilakukan secara berjamaah apalagi di makam orang yang dihadiahkan.

Gus Wafi menambahkan, barang siapa yang merindukan orang shaleh dan menyebutnya, Allah akan memberikan Rahmat-Nya.

Dikisahkan, orang Badui yang mendatangi makam Rasulullah dengan membaca Shalawat Nabi, maka Allah akan mengampuni dosa orang itu.

“Janji Allah adalah, berkah dari Shalawat adalah dosa kita diampuni. Sementara berkah manaqib, sebab cinta kita pada Syekh Abdul Qodir Al Jailani dan Kanjeng Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam. Semoga apa yang kita baca secara berjamaah melalui manaqib dan shalawat nabi ini bisa tembus kepada hajat kita, khususnya hadiah kepada Mbah Wahab,” pungkasnya.

Acara Haul KH Wahab juga menghadirkan tokoh NU seperti Ketua PBNU KH. Yahya Cholil  Staquf, KH. Ahmad Munafik, Hj. Khofifah Indar Parawansa.

Sementara itu Hj. Munjidah Wahab Hasbullah, Bupati Jombang pada pembukaan Haul  menyatakan, “Atas nama Pemerintah Jombang mendukung program Pemerintah. Di mana dua tahun ini PPKM dibuka, setelah dua tahun pandemi. Melaksanakan proses, Vaksin ke-3 Saya dapat kelonggaran.

“Di tahun 1443 H ini, jamaah masalah, Masjid,  shalat Idul Fitri dapat dilaksanakan. Di Jombang sudah tidak ada Convid,” kata Hj. Munjidah dengan mantap dan mendapat aplaus hadirin yang memadati area komplek Pondok Tambak Beras.

“Tapi tetap harus hati-hati dan waspada. Dalam waktu dekat 22 Juni adalah di buka pendaftaran bagi taruna TNI Angkatan Darat yang mana dihadiri Kasad TNI, alumni Buntet Pesantren, Cirebon Jawa Barat.”

“Bulan Agustus, acara tingkat provinsi. Serta akan berpuncak pada 22 Oktober 2022, Hari Santri sebagai puncak acara. Sebelum acara tanggal 12 dari Akmil akan datang. Pada 19  akan digelar Liga santri Nasional dan Jombang dipilih sebagai tempat penyelenggara Hari Santri.Karena Jombang kota santri,” lanjut Hj. Munjidah.

Dengan kegiatan Haul KH Wahab Hasbullah ke 51, sambung Ketua DPW PPP Jawa Timur ini perputaran ekonomi berjalan dan menjadikan Jombang lebih sejahtera, makmur, bertakwa dan berkarakter.

Doa penutup oleh KH Fathurrohman, Pemimpin Jamaah Manaqib  Jawahirul Ma’ani Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

(Red/Ast)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.