Sandingkan Adzan dengan Suara Anjing, GPK: Menag Menjijikkan dan Melukai Hati Umat Islam

PENAPERSATUAN – Sekjen Gerakan Pemuda Kakbah (GPK) Thobahul Aftoni menilai Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas salah besar saat membandingkan adzan dengan suara atau gonggongan anjing. Bahkan komentar itu menurut GPK menjijikkan.

Menag Bandingkan Suara Toa Masjid dengan Gonggongan Anjing, Sekjen GPK “menjijikkan, melukai hati umat Islam. Harus dibasuh 7 kali salah satunya dengan tanah”.

“Bacaan ayat suci Al-Quran yang dibunyikan melalui Toa Masjid atau Mushola itu bagian dari Syiar Agama, sangat tidak elok jika dibandingkan dengan gonggongan anjing. Itu sangat menjijikkan,” kata Aftoni.

Ia meminta Menag tidak menjadi provokator dan menyudahi pernyataan yang kontraversial itu. Apalagi saat ini sudah banyak kebijakan Mwnag yang juga kontraversial.

“Sebaiknya serap aspirasi yang mendalam terlebih dahulu kepada masyarakat, tokoh agama, tokoh budaya dan lainnya agar kebijakan yang diambil tidak mengakibatkan salah tafsir dan menimbulkan keresahan ditengah-tengah masyarakat,” tambah Aftoni.

Menurutnya, Kemenag memiliki struktural yang tersebar ke pelosok Nusantara yang bisa dipergunakan untuk melihat aspirasi yang berkembang di masyarakat. Sehingga aturan dan bahkan komentar Menag tidak kontroversial dan sesuai aspirasi masyarakat.

“Lebih baik pro dan kontra terjadi sebelum kebijakan diterapkan dari pada pro kontra dan banyak keresahan masyarakat muncul setelah kebijakan tersebut diterapkan,” jelasnya.

Melihat komentar kontraversial yang sering disampaikan Yaqut, Aftoni melihat bahwa sosok politisi PKB itu sebenarnya belum siap menjadi menteri agama. Yaqut dinilai tidak bisa menyaring komentarnya dengan baik dan cenderung emosional.

“Kalau dilihat dari rekam jejaknya, tampaknya Yaqut belum siap menjadi menteri. Ia lebih terlihat sebagai provokator yang membelah umat,” pungkas Aftoni.

(Red/Sob)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.