Membangun Keluarga Lewat Komunitas 1000 Gembel

PENAPERSATUAN – Acara santunan anak yatim dan dhuafa giat kolaborasi antara FKPM Cipete Utara dan Komunitas 1000 Gembel, Jum’at (20/8/2021) akhirnya selesai dan berjalan sesuai rencana. Alhamdulillah, ucap Fajri selaku Ketua Komunitas 1000 Gembel Damai Raya pada penapersatuan.com.

“Jujur saya tidak menyangka acara bisa sebesar dan semeriah ini,” terang Fajri tanpa bisa menyembunyikan rasa harunya.

Menurutnya, niat berbagi kepada anak yatim dan dhuafa itu hanya diberikan kepada lingkungan terdekat dan tidak begitu banyak jumlahnya. Tapi ternyata, hari ini bisa memberikan santunan juga bingkisan kepada 123 yatim dan dhuafa dan mewakili 11 RW yang ada di Cipete Utara.

Ketua Komunitas 1000 Gembel Damai Raya, Fajri, saat memberikan santunan kepada Yatim dan Dhuafa. Jum’at (20/8/2021)

Disinggung mengenai nama yang disematkan dalam komunitasnya ‘1000 Gembel’, menurut Fajri, nama itu terlintas saat ngobrol sama rekan rekannya yang kebetulan berada di antara bangunan bangunan tinggi yang berdiri kokoh.

“Saat kita ngobrol sambil menatap sekeliling, kita merasa diri kita sangat kecil. Itu awalnya kenapa komunitas ini kita beri nama itu,” terang Fajri, yang juga mengatakan munculnya nama itu juga terinspirasi dari lagu musisi legendaris Iwan Fals.

Fajri juga mengatakan, ide nama itu bisa juga sebagai bentuk sindiran halus untuk mereka yang hidup berkecukupan. Kalau komunitas 1000 Gembel saja mau peduli dan berbagi terhadap sesama, pastinya orang orang yang berkecukupan itu juga memberikan lebih dari apa yang dilakukan komunitasnya.

Pengurus serta Anggota Komunitas 1000 Gembel Damai Raya, berpose bareng usai acara santunan Yatim dan Dhuafa

“Dalam kesempatan ini saya juga ingin mengucapkan terima kasih saya kepada saudara saudara saya yang aktif di FKPM yang sudah banyak membantu dan mengajari banyak hal positif untuk Komunitas 1000 Gembel ini,” ucap Fajri.

Insya Allah, lanjut Fajri, Komunitas 1000 Gembel akan terus belajar, belajar dan belajar untuk dapat membuat program yang positif untuk masyarakat.

“Misi kita dalam Komunitas cukup sederhana, bagaimana kita dapat bersaudara, saling mengisi, saling berbagi dan saling memperhatikan satu sama lain, layaknya sebagaimana keluarga,” tutup Fajri.

(FAHMIe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.