AMK Cirebon Kutuk Israel yang Serang Palestina

PENAPERSATUAN – Pilot Israel melakukan penyerangan ke pemukiman Palestina di Jalur Gaza, sebagai bentuk pelampiasan rasa frustasi mereka dalam peperangan dengan milisi Hamas atau Jihad Islam selama 11 hari.

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa secara total, serangan udara Israel menewaskan 248 warga Palestina di Gaza, diantaranya termasuk 66 anak-anak, antara 10 dan 21 Mei, dan melukai 1.948 lainnya.

Sebagaimana melansir laman Middle East Eye, Rabu (26/5/2021), sembilan gedung bertingkat tinggi diratakan ke tanah oleh serangan udara Israel.

Termasuk menara Al-Jalaa, yang menjadi kantor berbagai perusahaan produksi media dan kantor berita, termasuk Associated Press, Al-Jazeera dan Middle East Eye, yang mengundang kecaman dari media dan organisasi hak asasi manusia.

Ketua AMK Kabupaten Cirebon, mengungkapkan keprihatinannya atas tindakan Israel yang membombardir kawasan pemukiman di jalur Gaza, baik darat laut dan udara. Sehingga warga yang menjadi korban sekitar 113 Warga dan anak-anak tewas.

“Kekerasan di mulai dilakukan dengan oleh polisi Israel terhadap warga Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem,” ucap Gus Maolana. 

Ketua AMK Kabupaten Cirebon sangat menyayangkan konflik Israel Palestina terjadi kembali. Faktanya yang memulai ketegangan adalah Israel.

“Agresi Israel yang brutal dengan menyerang warga sipil dan terbukti dengan terbunuhnya dari anak- anak dan warga di pemukiman,” jelasnya saat halal bi halal dengan jajaran AMK Cirebon.

Gus Maolana menyadari apa yang dialami oleh warga Palestina merupakan ujian berat dalam kondisi dunia tengah menghadapi Pandemi Covid-19. Gus Maolana meyakinkan bahwa bangsa Indonesia mendukung perjuangan Palestina untuk merdeka dan berdaulat.

“Saya mengajak kepada seluruh kader AMK dan umat Islam Indonesia untuk terus memberikan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina dan mendoakan mereka, semoga Allah SWT segera menurunkan pertolongan dan memberikan keselamatan bagi warga Palestina,” jelas Gus Maolana.

Gus Maolana juga menyarankan, agar Indonesia memikirkan ulang untuk membuat strategi baru dalam membantu Konflik Palestina dengan Israel dengan harapan segala bantuan yang di berikan Indonesia akan lebih mengerucut  kepada terciptanya perdamain Palestina – Israel.

“Dengan strategi baru tersebut, maka Indonesia dapat memberi efek lebih  dengan tujuan dapat tercapainya kemerdekaan Negara Palestina,” papar Ketua AMK ini.

Disinggung mengenai benang kusut konflik Palestina Israel, Ketua AMK Kabupaten Cirebon ini mengatakan, “sebab musabab sulit terciptanya perdamaian, disebabkan keserakahan Israel itu sendiri,” pungkas Gus Maolana.

(Aji/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.