GMP3 Melakukan Penggalangan Bantuan bagi Rakyat Palestina

PENAPERSATUAN – Pimpinan Pusat (PP) Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) menggelar Bincang Virtual Anak Muda Peduli Palestina, Minggu (23/5/2021). Acara yang juga menggalang dana untuk Palestina ini berhasil mengumpulkan Rp20 juta dalam satu jam.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber anak muda, di antaranya Chairul Anam (Kordinator PPI Dunia), Iip Miftahul Choiry (Anggota DPR RI), Alfina Nindiyani (Selegram Lagu Religi), Aldi Taher (Artis) dan dipandu langsung oleh Chaca Annisa (Presenter TV One).

Ketua Umum PP GMPI, Awiek saat pelaksanaan penggalangan dana untuk Palestina

Ketua Umum PP GMPI Achmad Baidowi mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian anak-anak muda terhadap warga Palestina yang saat ini sedang dalam kesulitan dan kesusahan.

“GMPI melalui kegiatan ini menggalang donasi yang nanti akan disalurkan melalui Kedutaan Besar Palestina,” kata Awiek sapaan akrabnya.

Kata Awiek, apa yang terjadi di Palestina merupakan bentuk kejahatan kemanusian. Sebab itu, GMPI menginisiasi gerakan peduli terhadap masyarakat Palestina, yang semangatnya adalah semangat humanisme.Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melalui Gerakan Muda Peduli Perdamaian Palestina (GMP3) melakukan penggalangan bantuan bagi rakyat Palestina.

Gerakan ini diinisiasi oleh sejumlah kader muda dan organisasi underbow PPP di antaranya Ketua DPP PPP Rendhika D Harsono, Sarah Larasati (Angkatan Muda Kabah/AMK), Nadia Hasna (Gerakan Pemuda Kabah/GPK), dan Wan Muhammad Ilham (Gerakan Muda Pembangunan Indonesia/GMPI).

Rendhika D Harsono mengatakan, gerakan ini merupakan gerakan sosial yang digerakkan oleh kader milenial PPP. Dalam tataran teknis, jelas Rendhika, GMP3 akan melakukan penggalangan dana dari seluruh stakeholder partai berlambang Kabah tersebut. Dia juga mengajak seluruh anak anak muda ikut berpartisipasi dalam aksi sosial ini.

“Tidak hanya kader PPP saja. Kami juga mengajak masyarakat luas dengan memanfaatkan jaringan sosial seperti Instagram, Facebook, Grup WhatsApp (WA), dan lainnya,” kata Rendhika.

Sementara Kordinator Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia Chairul Anam mengungkapkan hal yang sama yaitu mendukung langkah Pemerintah Indonesia.

“Pada prinsipnya kami menjaga nila-nilai kemanusiaan. Apa yang terjadi dengan Palestina adalah murni kejahatan kemanusiaan, bukan masalah agama,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina tidak mencerminkan kemanusiaan. Ketika kemudian permasalahan militer yang harus dibebankan kepada masyarakat sipil tentu ini melanggar hukum internasional.

Sementara itu Wamenag RI, H Zainut Tauhid jiuga mengutuk dengam keras tindakan israrl terhadap Palestina. Hal ini sesuai amanah Presiden RI pertama, Ir. Soekarno.

“Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel,” sambungnya.

DPW PPP Jawa Tengah juga tidak mau ketinggalan. Sekalipun pengurusnya belum ber-SK sejak kemarin sampai 5 Juni DPW PPP membuka rekening untuk Save Palestina.

“DPW PPP Jateng belum karena juga belum dapat SK sehingga scara definitif belum ada kegiatan,” kata Muhammad Ngainiricard, Anggota DPRD I Jawa Tengah.

Pada hari yang  sama, GPK se Jogja dan sebagian daerah Jawa Tengah juga menggelar Apel Akbar solidaritas untuk Palestina yang diikuti puluhan ribu kendaraan roda dua.

Mengomentari banyaknya GPK PPP Jateng bergabung dengan GPK Jogja, Muhammad Ngainiricard menyambut positif. “Ya bagus, PPP Jateng juga banyak yang gerak untuk solidaritas Palestina,” pungkas M Nganiricard.

(Aji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.