GPK Harus Menjadi Pilar yang Kuat untuk Mengembangkan dan Membesarkan PPP

Jakarta, penapersatuan.com – Dalam rangkaian kegiatan Milad ke 39 Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) mengadakan acara Sosialisasi 4 Pilar, Kamis (08/04/2021) dengan mengundang para tokoh senior juga pendiri GPK, salah satunya adalah Dr. H. Anwar Sanusi, SH, S.Pel, MM.

Dalam kesempatan tersebut H. Anwar Sanusi mengatakan pada penapersatuan.com, bahwa GPK yang lahir pada tahun 1982 merupakan organisasi sayap partai yang dilahirkan oleh para tokoh PPP dalam rangka untuk menyelamatkan aset-aset partai.

“Memang awal dari didirikannya GPK itu bagaimana Partai Persatuan Pembangunan (PPP), mempunyai pemuda yang dapat menyelamatkan aset-aset partai. Karena memang aset PPP itu banyak, apakah pengurusnya yang ada di DPP maupun Daerah, tetapi yang menjadi sangat penting adalah bagaimana GPK bisa menyelamatkan suara suara PPP, karena pada waktu itu hanya ada 3 partai,” ungkap tokoh senior yang memulai karier pokitiknya sebagai pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP Kecamatan Jagakarsa ini.

Masih kata Wakil Ketua Majelis Pakar DPP PPP, kelahiran dari GPK itu juga sangat signifikan. Untuk mengawal suara partai, untuk mengawal pengurus-pengurus partai dan untuk juga membesarkan suara PPP. Oleh sebab itu, diusianya yang ke 39 saat ini dirinya berharap, GPK semakin giat lagi, semakin semangat kembali untuk bisa sama-sama mengembangkan PPP.

“Saat ini organisasi sayap kepemudaan di PPP memang bukan hanya GPK. Ada sayap partai lain seperti ada Angkatan Muda Ka’bah (AMK), Generasi Muda Pembangunan Indonesaia (GMPI). Tetapi memang yang pertama kali lahir adalah GPK,” ujar figur yang menguasai soal Islam sekaligus masalah ekonomi dan transportasi laut ini.

Sosok pria kelahiran tahun 1953 ini juga berharap, Ketua Umum PP GPK yang saat ini menjabat juga kepada pengurus-pengurus GPK di seluruh Indonesia, jangan pernah patah semangat. Menurutnya, dengan modal 19 kursi yang diperoleh PPP saat ini, minimal kedepan bisa bertambah dua kali lipat dengan eksisnya GPK. Mengingat GPK sendiri sudah mempunyai kepengurusan tingkat Wilayah juga Cabang dan GPK juga cukup dikenal.

“Saya sebagai orang yang dianggap senior, atau orang yang dianggap telah lama ikut dan berkecimpung di GPK,pengurus juga anggota yang ada saat ini teruslah berjuang untuk GPK, teruslah berjuang untuk PPP yang berlambang Ka’bah dengan motto mari kita kembali jalan pulang ke Ka’bah,” harap tokoh yang juga pernah menduduki kursi DPR ini.

Dirinya yakin, apa yang menjadi target perolehan suara PPP pada Pemilu 2024 nanti bisa tercapai. “Karena dengan 77 daerah pemilihan (Dapil) yang ada, akan kita analisis secara mendalam. Di daerah-daerah mana saja, kantong-kantong mana saja kita harus turun. Dengan adanya gerakan dari GPK ini kita harapkan bisa bangkit, saya yakin itu,” ujarnya.

Dr. H. Anwar Sanusi, SH, S.Pek, MM, Wakil Ketua Majelis Pakar DPP PPP

Ada tiga hal penting yang disampaikan tokoh senior GPK untuk kepengurusan GPK saat ini, yang pertama, gerakan GPK harus berorientasi kepada konstituen, kalau dalam ilmu ekonomi namanya market oriented. Kedua, masih kata H. Anwar Sanusi, kalau dalam istilah BUMN itu ada Good Corporate Goverment itu adalah pengelolaan perusahaan yang baik, nah bagaimana sekarang, maka GPK saat ini harus dikelola dengan baik. Seperti misalnya, taat aturan, taat azas, menjauhkan diri dari hal-hal yang mengakibatkan citra GPK menjadi buruk dan GPK juga harus berjuang untuk melawan korupsi, kolusi juga nepotisme.

“Yang ketiga, dalam ilmu ekonomi itu ada disebut profesional leadership, jadi kita harapkan dibawah kepemimpinan Ketum GPK saat ini, adinda Andi Surya Wijaya, SH, MH semoga beliau bisa mengemong yang bawah juga meminta saran kepada yang atas. Karena, kepemimpinan yang profesional itu dapat meningkatkan kinerja GPK,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut dirinya juga mengucapkan Selamat Ulang Tahun untuk GPK. “Saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun yang ke 39 buat GPK, GPK harus terus maju dan jaya sebagai penopang juga pilar yang kuat untuk mengembangkan dan membesarkan PPP,” pungkasnya.

(Fadiel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.