Yudhistira: Terorisme Bukanlah Jihad, Tapi Jahat!

Jakarta, penapersatuan.com – Kejadian bom bunuh diri di Gereja Katedral Makasar, Sulawesi Selatan, Senin (29/3/2021) banyak mendapat perhatian, mengingat pelaku bom bunuh diri tersebut bisa dibilang masih dalam kelompok millenial.

Ketua Bidang Pemenangan Dapil DPP PPP, Yudhistira Raditya Soesatyo, SH, MH,  selaku tokoh millenial PPP mengatakan, kelompok teroris itu meyakini terorisme bagian dari Jihad. “Inilah yang sebetulnya perlu diluruskan, para anggota kelompok terorisme meyakini bahwa terorisme adalah bagian dari Jihad,” terangnya 

Masih kata Yudhis, sapaan akrab dari putra Bamsoet ini, dirinya yakin bukan hanya dalam Agama Islam, tetapi semua agama mengajarkan untuk mencintai setiap manusia.

“Saya Yakin, tidak ada kejahatan, termasuk terorisme yang dibenarkan seluruh agama, termasuk Islam. Nabi Muhammad selalu mengajarkan untuk senantiasa merawat nilai-nilai kemanusiaan, terlebih nilai untuk mencintai dan merawat perdamaian,” imbuhnya.

Photo: ilustrasi bom bunuh diri

Menurut politisi muda yang masih aktif sebagai pengacara ini, dirinya meyakini nilai-nilai kemanusiaan dan cinta kasih yang diajarkan Rasulullah tersebut sebagai pandangan hidup.

Masih kata Yudhis, dirinya berharap agar pemerintah bisa lebih gencar lagi mengawasi masalah ini, apalagi saat ini media internet menjadi salah satu media perekrutan anggota baru yang dilakukan oleh para teroris.

“Pemerintah harus tegas, jangan sampai kelompok millenial masuk dan terjerumus dalam perekrutan yang dilakukan kelompok teroris. Karena menurut saya, tindakan bom bunuh diri itu tidak dibenarkan dalam agama juga negara. Dengan kata lain sebetulnya, Terorisme bukanlah Jihad, tetapi Jahat!,” pungkas Yudhis.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.