Sosialisasi Perda, BPBD Kota Tangerang Mengajak Masyarakat Menjaga Lingkungan dan Alam Sekitar

Tangerang, penapersatuan.com – pentingnya sosialisasi peraturan daerah (Sosper) bagi masyarakat menurut H. Iskandar, S.Ag, M.Sos, agar masyarakat bisa tahu juga memahami apa itu peraturan daerah (Perda), juga fungsi dari kinerja anggota DPRD. Seperti yang dilakukan olehnya pada, Minggu (24/3/2021), bertempat di Jalan Flamboyan, Kelurahan Poris Gaga, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang.

Menurut H. Iskandar, S.Ag, M.Sos, di Banten ada daerah pegunungan, seperti di Lebak, ada daerah lautan seperti Tanjung Pasir dan Tanjung Kait. Tapi juga ada Situ. Banten ini, masih kata Iskandar, ada 39 Situ dan yang familiar adalah Situ Cipondoh, Situ Gede, Situ Pamulang, Situ Gintung juga Situ lainnya.

“Banten ini juga masih banyak hutan, kalau kita datang ke Pandegelang, Lebak, itu masih banyak hutan jadi masih sering dijumpai oleh masyarakat ular cobra, ular sanca. Kota Tangerang juga masih banyak wilayah yang terdampak banjir, jadi hal itu adalah bagian dari tanggungjawab penanggulangan bencana,” terangnya pada masyarakat yang menghadiri Sosper dengan protokol kesehatan ketat tersebut.

Masyarakat yang hadir dalam acara Sosper tampak serius mengikuti acara

Acara Sosper yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, alim ulama juga masyarakat sekitar tersebut disambut antuasias oleh para undangan yang hadir. Hadir sebagai narasumber dalam Sosper tersebut, Drs. H. Edy Sofyan dari BPBD Kota Tangerang.

Menurut Edy, definisi bencana itu adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam maupun faktor manusia yang menyebabkan timbulnya korban jiwa.

“Mulai dari kerusakan lingkungan, kerusakan harta benda dan dampak psikologis. Landasan yuridisnya dalam menangani bencana itu ada dan jelas, jadi memang tidak main-main dalam menangani bencana. Masyarakat juga harus tahu juga paham akan jenis jenis bencana, mengingat ada bencana alam, bencana non alam juga bencana sosial,” papar Edy.

Ibu ibu yang hadir tetap semangat mengikuti acara

Masih kata Edy, dirinya berharap dalam acara Sosper yang diselenggarakan ini masyarakat bisa lebih mengerti dan paham bagaimana menangulangi bencana dan bisa menjaga lingkungan juga alam sekitar, jangan sampai nantinya Poris ini menjadi genangan air.

“Sebagai masyarakat kita juga harus tau dan memahami dan menjalankannya, agar kita dapat menjaga anak turunan kita, semoga Allah senantiasa memelihara kampung kita, menjaga kita juga anak cucu kita, karena memang harus kita selamatkan,” tutupnya.

(Fadiel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.