Menjadi Kades Penuh Prestasi, Dirinya Malah Salut Pada Kinerja Bupati Bogor

Bogor, Pena Persatuan – Menjadi Kepala Desa (Kades) dengan jumlah penduduk kurang lebih 28 ribu jiwa, luas 626 hektar, dan 6 Kedusunan dengan jumlah 147 RT/RW, bukanlah hal yang mudah. Itu yang menjadi tantangan untuk H. Amir Irsyad, S.Pdi, selaku Kades Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri ini.

“Alhamdulillah dengan adanya dana desa, bisa membantu pemerintah yang paling bawah dalam membantu kemajuan masyarakatnya terutama hal yang berkaitan dengan infrastruktur di Desa Bojong Gede. Saya sebagai Kades Bojong Gede, tentu akan memaksimalkan anggaran dana desa yang ada tersebut,” terang Amir.

Tentunya, masih kata Amir, anggaran dana desa yang ada yang merupakan sebuah amanah akan dipergunaan sesuai dengan kebutuhan masyarakat juga tata kelola yang sudah dibuat.

“Mudah-mudahan kedepannya nanti ada prioritas terhadap wilayah-wilayah, kelurahan-kelurahan atau desa-desa yang memang jumlah penduduknya banyak, kemudian ada potensi disitu untuk dikembangkan salah satunya dengan pergerakan ekonomi. Kami sebetulnya berharap ada anggaran yang lebih besar kaitannya dengan alokasi dana,” ujar Amir

Sebagai Kades yang desanya mendapat penghargaan sebagai Desa Mandiri, tidak membuat dirinya berhenti sampai disitu. Justru menurut Kades yang baru menjabat 1 tahun ini dan langsung mendapat predikat Desa Mandiri dengan level tertinggi yang diberikan oleh Kementrian Desa itu, semakin semangat menjalankan amanahnya sebagai Kades.

Semangat yang ada pada diri Kades ini dalam membangun wilayah juga masyarakatnya, berimbas pada seluruh jajaran yang ada di Desa Bojong Nangka. Banyak hal yang sudah diperbuat selama dirinya menjabat sebagai Kepala Desa, salah satunya adalah meningkatnya income PBB yang mengalahkan Kecamatan-Kecamatan lain.

“Saya sampaikan kaitan income PBB, saya sampaikan 2020 alhamdulillah Desa Bojong Nangka sampai pada 29,6 Milyar dengan penetapan pajaknya 32 Milyar. Ini dari satu desa dari sektor PBB, belum dari yang lainnya. Kalau kita lihat bisa mengalahkan Kecamatan-Kecamatan di Kabupaten Bogor. Maka saya berharap dengan momen yang baik ini mungkin nanti bisa disampaikan kaitan bagaimana kebutuhan-kebutuhan itu disesuaikan dengan kondisi yang ada hingga angaran dana desa tidak disamaratakan,” harap Amir.

Sekdes dan Kades Bojong Nangka

Sementara itu, Sekretaris Desa Bojong Nangka, Muhidin Obin, menambahkan, menurutnya, hal ini juga perlu diketahui juga mengingat dari tahun 2016 sejak ditetapkannya dana desa itu. Desa Bojong Nangka ini  belum pernah mendapat anggaran desa diatas 1 M.

“Dari 2016 itu dana desa yang kita dapat belum pernah mencapai lebih dari 1 Milyar. Jadi hal tersebut juga kadang membuat kita bingung, katanya ada anggaran dana desa 1 Milyar, tapi ko kita selalu dapat dibawah 1 Milyar,” tambah Odin sedikit tersenyum.

Sebagai Kepala Desa yang dilantik oleh Bupati Bogor, Ade Yasin, dirinya banyak mengucapkan terimakasih kepada Bupati Bogor, terutama dengan adanya program Samisades. “Hal ini bagi kami sangat luar biasa, dengan kondisi yang yang saat ini bisa dibilang kurang baik, Pemerintah Kabupaten Bogor berani mengambil kebijakan yang menurut saya sangat berani dan luar biasa ini,” ucapnya merasa bangga.

Amir melihat, keseriusan yang sangat besar dari seorang Bupati Bogor dalam membangun wilayahnya jangan sampai ada desa-desa yang tertinggal. Dirinya berharap hal ini bisa dilakukan secara berkesinambunga.

“Inilah sosok pemimpin yang menurut saya sangat berani dalam mengambil keputusan, kebijakan untuk kepentingan masyarakatnya,” pungkas Amir.

(Edy/Red,)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.