Kombinasi Tokoh Muda dan Tokoh Senior Modal Strategis Membesarkan PPP

Karawang, Pena Persatuan – ditemui disela-sela kesibukannya saat silaturahmi ke DPC PPP Kabupaten Karawang, Sabtu (20/02/2021). Sebagai Ketua DPW PPP Jawa Barat, pada penapersatuan.com dirinya mengatakan, munculnya kader-kader muda di DPP PPP, itu merupakan strategi dari DPP.

“Mungkin itu adalah strategi dari PPP, dengan munculnya kader-kader muda di pengurusan DPP. Karena saya yakin, Ketua Umum juga memikirkan PPP ke depan,” ungkap Ketua DPW PPP Jawa Barat.

Jadi, masih kata kader perempuan PPP yang potensial ini, kombinasi antara tokoh senior dengan tokoh millennial itu adalah kombinasi yang cukup strategis. Tinggal bagaimana kerja-kerjanya aja, harus fokus juga profesional.

Saat pengurus DPW PPP sepakat mendukung Suharso Monoarfa menjadi Ketua Umum PPP pada Muktamar IX

“Perpaduan yang dilakukan oleh Ketua juga tim formatur dalam menyusun kepengurusan DPP, tentu tidak dilakukan dengan sembarangan. Tentu ada nilai-nilai tersendiri juga potensi dari kader PPP baik yang senior dan millennial itu yang menjadi acuan Ketua sertatim formatur mengakomodir mereka. Saya rasa perpaduan ini cukup strategis. Semoga kerja mereka dalam membesarkan PPP bisa fokus dan profesional,” harap tokoh PPP yang juga menjabat sebagai Bupati Bogor.

Ketika ditanya mengenai persiapan PPP Jawa Barat khususnya, dalam menyambut 2024 dan mempersiapkan calon legislatif yang akan dimunculkan dalam rangka mengangat suara PPP 2024, Bupati Bogor ini mengatakan, mulai dari sekarang DPC dimasing-masing wilayah harus menyiapkan calon-calon yang potensial untuk mengisi kursi-kursi diwilayahnya masing-masing.

“Untuk hal tersebut, saya pikir pengurus cabang itu lebih tau dan faham siapa nanti calon yang akan dimunculkan untuk dapat menyumbangkan suara PPP diwilayahnya masing-masing, dengan demikian apa yang menjadi harapan kita untuk kembali membesarkan PPP bisa terealisasi,” tambahnya.

Sampai saai ini, tambah Hj. Ade Yasin, pengurus DPW terus mengerjakan sesuai dengan prosedur, menurutnya tidak ada timeline waktu mulai dari verifikasi sampai nanti pas pemilihan calon legislatif.

“Untuk susunan kepengurusan, apakah nanti ada perampingan seperti apa yang sudah dilakukan DPP PPP, tentu nanti akan dirumuskan kembali. Karena dalam penyusunan kepengurusan DPW nanti itu kan ada formatur. Tentu nanti akan dirumuskan oleh formatur,” terang Hj. Ade Yasin menjawab masalah perampingan dalam kepengurusan PPP.

Masih kata tokoh senior PPP yang banyak prestasi ini, masalah kepengurusan DPW nanti tentu harus combain, antara tokoh senior juga tokoh millennialnya. “Untuk kepengurusan DPW nanti, kita harus combain. Tidak juga semua harus diisi oleh anak muda, tapi juga harus diisi oleh tokoh senior, agar tokoh senior juga nantinya tidak merasa ditinggalkan,” pungkasnya.

(Sobari/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.