Merawat Persatuan dengan Pembangunan

Jakarta, Pena Persatuan – Mendapatkan perolehan suara 11 juta untuk mengulang sukses pada tahun 1999, menjadi target Ketua Umum juga pengurus DPP PPP periode 2020 – 2025 yang lebih ramping ini.

Munculnya ide perampingan dalam struktur DPP, menurut M. Arwani Thomafi, dimulai sejak rapat Steering Committee (SC) Muktamar ke-IX PPP.

“Jadi ide perampingan tidak datang tiba-tiba. Kesimpulan dari diskusi dan rapat SC yakni dibutuhkan efektivitas dalam pengelolaan organisasi agar kerja lebih fokus,” tambah Gus Arwani selaku Sekjen DPP PPP.

Oleh karena itu, masih kata Gus Arwani, dari sisi jumlah pesonalia terjadi perampingan. Hal ini semata-mata menjawab Kebutuhan membangun organisasi yang kuat dan modern dalam rangka melaksanakan kerja pemenangan elektoral.

“Jika yang dimaksud dari perampingan adalah spirit efektivitas, tentu hal ini juga menjadi keharusan bagi DPW dan DPC dalam menyusun kepengurusan nantinya,” jelas tokoh muda PPP ini.

Saat disinggung banyak senior PPP dan kader pesimis dengan kepengurusan baru, Gus Arwani tidak melihat apa yang disampaikan para senior sebagai sebuah ungkapan sikap pesimis.

“Saya melihat itu sebagai bentuk memberi semangat sekaligus menebar harapan bagi pengurus DPP PPP. Ragam pendapat yang ada akan kita jadikan cambuk bagi seluruh pemangku kepentingan di DPP PPP untuk bekerja dan bekerja lebih serius mewujudkan harapan,” beber Gus Arwani menjelaskan.

Menurutnya, saat ini DPP sudah mencerminkan perpaduan antara senior dan kader Muda. Seperti yang tercermin dari komposisi yang ada di DPP.

“Kerja organisasi itu merupakan kerja tim atau kerja kolektif, bukan kerja personal. Masing-masing personil harus saling mendukung dan berkolaborasi dalam mewujudkan program kerja partai,” terangnya menjawab isue kader muda itu minim pengalaman.

Sebagai Sekjen yang bertugas membangun tata kelola organisasi menjadi lebih kuat, modern dan siap untuk menjadi mesin penggerak partai sampai pada tingkat TPS saat pemilu. Gus Arwani berharap PPP mampu mengulang suksesnya.

Bismillah, biaunillah wa biqudrotillah, kita ingin mengulang sukses seperti Pemilu 1999 dengan perolehan suara 11 juta. Keinginan ini merupakan tantangan bagi internal untuk mewujudkannya,” pungkas Gus Arwani.

(Sobari/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.