Ketua Umum Harus Melakukan Roadshow Ke Basis Massa PPP, Khususnya Pesantren

Bogor, Pena Persatuan – Alhamdulillah PPP sudah melakukan 2 moment besar secara berdekatan, pertama PPP telah sukses melakukan Mukhtamar IX, kedua PPP juga merayakan Harlah yang ke 48, dengan slogan ‘Merawat Persatuan Dengan Pembangunan’.

“Semoga ke depan PPP bisa berjalan sesuai dengan slogan tersebut, dimana PPP bisa menjalankan Amar Ma’ ruf Nahi Mungkar nya. Bukan hanya wacana dan hanya menjadi slogan saja, tapi benar-benar dilaksanakan sampai bawah,” terang Zulkifli Lubis dikediamannya, Rabu (06/01/2021).

Sebagai Ketua PAC Kecamatan Tenjolaya, Zulkifli berharap, apa yang diprogramkan dan juga menjadi visi misi PPP dengan nahkodanya yang baru Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum, Arwani Thomafi selaku Sekjen, diharapkan dapat turun ke bawah melihat sampai pada akar rumput.

“Dengan turunnya ke bawah, tentu Ketua Umum juga pengurus DPP dapat melihat juga tau apa yang menjadi keluhan pengurus di tingkat bawah. Agar PPP ini bisa kembali mengulang kejayaannya seperti tahun 1999,” beber Zulkifli.

Masih kata Zulkifli, yang kini aktif dalam dunia pendidikan, dirinya terus melakuan sosialisasi PPP dengan aktif dalam berbagai kegiatan yang ada di masyarakat.

Pondok Pesantren yang dikelola oleh Zulkifli Lubis

Aktif Dalam Pendidikan Pesantren

Tokoh PPP ini juga aktif dalam pendidikan dengan membangun ‘Pondok Pesantren ModernĀ  El Alamia’ dan bekerjasama dengan beberapa yayasan dalam pendidikan formalnya.

“Melihat kondisi saat ini, saya khawatir dengan pergaulan anak-anak muda. Maraknya kenakalan remaja juga narkoba menjadi dasar keinginan saya membangun pesantren ini,” ungkap Zulkifli.

Zulkifli juga menambahkan, semoga dengan adanya pesantren ini, dapat memberikan manfaat bagi anak-anak generasi ke depan agar lebih cerdas dan berakhlak.

“Kita juga lebih mengutamakan kualitas di pesantren ini, bukan kuantitas. Kuantitas banyak tapi kualitasnya tidak ada ya sama saja. Maka itu syarat kelulusan dari pesantren ini, selain harus Tahfidz Qur’an santri juga harus melakukan karya tulis,” beber Zulkifli.

Semoga ke depan, masih kata Zulkifli, para petinggi PPP bisa lebih peduli lagi pada pesantren-pesantren yang ada. “Pimpinan PPP harus melakukan roadshow ke pesantren-pesantren yang merupakan basis PPP,” tutup Zulkifli.

(Sobari/Fadiel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.