Kebangkitan PPP di Pilkada Cianjur

Pena Persatuan – Bertepatan dengan hari lahir ke 48 tahun di tahun 2021, momentum kebangkitan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Cianjur ditandai paslon Herman Suherman-TB Mulyana Syahrudin yang diusungnya meraih suara terbanyak di Pilkada 2020.

Jimmy Perkasa selaku Ketua DPC PPP Kabupaten Cianjur mengatakan, sejak penyelenggaraan pemilihan kepala daerah melalui mekanisme DPRD maupun pemilihan langsung, pihaknya selalu kalah dalam kontestasi Pilkada Cianjur.

“Baru Pilkada tahun ini paslon yang diusung partai kami, yakni Herman Suherman-TB Mulyana Syahrudin meraih suara terbanyak dan sudah ditetapkan dalam rapat pleno sebagai peraih suara terbanyak, tinggal ditetapkan dan dilantik,” ujar Jimmy seperti dikutip media, Rabu (6/1/2021).

Dia menjelaskan hal tersebut menjadi hadiah terindah bagi keluarga PPP Cianjur di penghujung tahun lalu. Pasalnya, PPP telah mengukir sejarah sejak perjalanan partai di Kabupaten Cianjur.

“Kami saat ini bersama, mulai dari pengurus DPC, PAC, Majelis dan Kader bahu membahu menjadi bagian memenangkan paslon usungan di Pilkada lalu, bersama partai pengusung lainnya,” tuturnya.

Jimmy menuturkan, PPP di usianya yang ke-48 sudah mengalami makan asam garam kejayaan dan masa terpuruk. Selaku kader, pihaknya harus introspeksi dan mencoba memperbaiki kekurangan serta kesalahan yang pernah dilakukan.

“Untuk itu kita mencoba di tahun yang ke 48 ini mengambil tema ‘Jalan Pulang Menuju Ka’bah,” ujarnya. 

Tema tersebut, jelas Jimmi, mengandung arti bahwa PPP harus kembali tampil terdepan dengan prinsip perjuangannya. Baik prinsip ibadah, prinsip musyawarah dan prinsip menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. 

“Sehingga akan kembali partai ini mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dan kita siap mengembalikan kejayaan PPP di Cianjur seperti tahun 1999 yang pernah mendapatkan 8 kursi di DPRD Kabupaten Cianjut, satu di DPRD Provinsi dan satu di DPR RI dengan program merawat persatuan dengan pembangunan,” pungkasnya. (/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.