Pentingnya Investasi Sosial dalam Kerja Politik

Pena Persatuan – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di DPRD Kota Sorong hanya memiliki satu kursi. Di bawah kepemimpinan Suharso Monoarfa yang dalam Muktamar IX PPP di Makassar terpilih secara aklamasi beberapa waktu lalu, insya Allah itu akan membawa angin segar bagi PPP dalam menghadapi Pemilu di tahun 2024 mendatang. Demikian ungkap Ketua DPC PPP Kota Sorong Hj. Rosmia Matalitti, SE.

“Pemilihan anggota legislatif di Kota Sorong memang sungguh amat berat. Tetapi kami optimis dan bertekad kuat agar PPP harus dapar kursi. Alhamdulillah, apa yang kita perjuangkan itu mendapat hasil meski hanya satu kursi. Hingga PPP tetap masih dapat mewarnai kebijakan legislkatif dan eksistensinya bisa terus terjaga,” jelas Hj. Rosmia yang telah menduduki kursi legislatif di Kota Sorong selama dua periode.

Menurut Hj. Rosmia, kader PPP di Kota Sorong memang harus berjuang maksimal demi menjaga eksistensi partai berlambang Ka’bah ini. Jangan sampai terjadi di Kora Sorong ini PPP tidak memiliki kursi sama sekali di legislatif. Kita berharap, dengan perolehan satu kursi ini bisa berkembang hingga dalam pemilu mendatang minimal di Kota Sorong ini PPP bisa mendapatkan tiga kursi.

Menenamani Ketum PPP dan Istri berbincang-bincang dengan Walikota Sorong , terkait Kota Sorong ke depan

Saat disinggung apa kiatnya hingga bisa terpilih lagi sebagai anggota legislatif untuk kedua kalinya di Pemilu 2019 lalu, dengan tegas Hj. Rosmia Matalitti mengemukakan pentingnya investasi sosial.

“Perjuangan yang sangat berat dalam pileg di Kota sorong itu terbatu oleh investasi sosial yang sebelumnya sudah banyak saya lakukan. Salah satunya, saya pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Wanita Sulawesi Selatan di Kota Sorong,” jelasnya.

Jadi, masih kata Hj. Rosmia Matalitti, dirinya sudah punya modal atau basis massa yang terdiri dari wanita-wanita  yang sudah diakrabi semua dalam aneka kegiatan. Mulai dari kegiatan pengajian, bakti sosial, arisan, dan lain sebagainya.

“Jadi sewaktu kita mau merekrut mereka untuk membantu kita mendongkrak suara dalam pencalegan ya tidak terlalu sulit. Mereka kan sudah tahu dan faham siapa kita. Bahkan membantu untuk menjadi bagian dari tim sukses di wilayah mereka pun mereka siap dan bekerja dengan penuh semangat,” beber politisi yang low profile itu.

Ditambahkan Hj. Rosmia Matalitti, sebenarnya dalam hal pencalegan ini kan tergatung dari kita juga. Bagaimana kita bisa membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Menumbuhkan kedekatan emosional antara kita dengan mereka yang ada di akar rumput.

“Jangan sampai kita terkesan sebagai politisi atau tokoh yang sombong. Nah, bila terkesan sombong saja dampaknya tidak baik dalam kinerja politik kita, apalagi bila kita benar-benar berlaku sombong. Jangan harap masyarakat mau memilih kita di saat pileg,” urai Hj. Rosmia sambil tertawa kecil.

Ditambahkan Hj. Rosmia Matalitti, jika kita bicara kondisi ril tentang PPP di Kota Sorong memang perjuangannya amat berat dalam menghadapi saingan-saingan dari partai lain. Baik dari partai nasionalis murni maupun partai nasionalis berbasis masa umat Islam.

“PPP sebagai partai warisan ulama di Kota Sorong ya memang memiliki saingan yang cukup berat. Ada PKB, ada PKS, dan ada PAN yang artinya partai-partai Islam tapi nasionalis. Mudah-mudahan, kedepannya, insya Allah dengan terpilihnya Bapak Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum PPP periode 2020 – 2025 dapat mengembalikan kejayaan PPP. Di mana program kerja yang digulirkan nanti dapat menyentuh ke akar rumput,” imbuhnya.

Disinggung mengenai harapannya ke depan dengan lugas politisi wanita itu menyatakan bahwa dengan terpilihnya Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum PPP maka PPP dapat semakin cepat melakukan pembenahan internal. Tujuannya agar kondisi PPP yang beberapa tahun belakangan ini agak semrawut bisa rapi kembali.

“Karena agenda utama PPP di bawah kepemimpinan Pak Suharso Monoarfa ini ingin mengembalikan kejayaan partai. Sehingga ke depan tidak ada lagi perpecahan di internal dan ramai main kubu-kubuan,” ungkapnya.

Hj. Rosmia Matalitti menambahkan, karena itu kami selaku kader berharap semua cita-cita untuk membesarkan dan mengembalikan kejayaan PPP bisa berhasil dengan baik. Sehingga dalam Pemilu 2024 mendatang PPP bisa menjadi tiga partai besar di tanah air.

Insya Allah, impian itu bisa terealisasi jika kita mau bersatu dan bekerjasama untuk mengejar ketinggalan PPP dari partai-partai lain. Apalagi sebagai Ketua Umum PPP Bapak Suharso Monoarfa telah menegaskan bahwa beliau telah mewakatkafkan dirinya demi kemajuan dan kejayaan PPP,” pungkas Ketua DPC PPP Kota Sorong Hj. Rosmia Matalitti, SE. (Sobari/Jamiel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.