Ketua Umum PPP Terpilih Harus Rajin Silaturahmi Pada Ulama

PENAPERSATUAN – Hancurnya suara PPP dalam Pemilu lalu, tidak lepas dari isue media sosial yang terstruktur dan masif yang dilakukan orang orang yang tidak ingin PPP besar. Ditambah lagi, dengan munculnya kasus Ketua Umum PPP yang tersangkut masalah hukum di detik detik akhir menjelang pencoblosan, ucap Sanusi, Ketua PAC PPP Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Pena Persatuan.

“Hilangnya 9 kursi di DPRD DKI, itu sudah merupakan contoh bahwa isue media sosial ini dimainkan juga olehn partai partai lain  yang ingin mengambil suara PPP hal itu dimainkan secara terstruktur dan masif. Karena banyak partai yang kursinya bertambah juga partai baru yang dapat kursi di DPRD DKI, ya ngambilnya kan dari situ juga,” beber Sania yang ju

Sanusi mengatakan, idealnya PPP kedepan  itu dipimpin oleh tokoh Islam yang moderat, yang diterima dalam semua kelompok, dapat juga diartikan pemimpin Islam jalan tengah, dengan demikian, kata Sanusi, PPP bisa kembali besar dengan masyarakat bisa kembali percaya dan memilih PPP,

“Ketua Umum juga harus datang silaturahmi ke ulama-ulama besar, yang tersebar di seluruh Indonesia, untuk silaturahmi sambil meminta masukan dalam rangka membesarkan PPP kedepan. Karena pemilih Islam ini, tidak lepas dari pengaruh-pengaruh Ulama tersebut.”

“Para pengurus DPP juga harus bisa memperhatikan usulan usulan dari Ulama besar, bila beliau menitipkan calon legislatif (Caleg) yang memang punya potensial tinggi untuk jadi dan dapat menambah suara PPP, DPP juga DPW bisa mengkomunikasikan, mengakomodir atau menyetujui usulan-usulan itu,” terang Sanusi.

Karena, tambah Sanusi, kepentingan PPP ini butuh suara, bukan hanya masuk koalisi, siapa jadi apa. Sulit untuk kader PPP untuk bergerak kalau tidak ada perwakilan di DPRD juga DPR RI. Jalannya roda organisasi partai itu ditingkat DPC, PAC juga Ranting pasti dengan adanya sokongan dari anggota DPRD yang mewakili.

“Yang terpenting, kita sebagai partai Islam jangan sampai melupakan bahwa PPP memperjuangkan ummat, itu harus tetap digaungkan juga. Bahwa kepentinggan ummat Islam diperjuangkan oleh PPP. Demikian juga untuk pengurus Wilayah agar DPP dapat mendorong mereka untuk bersilaturahmi dengan para ulama diwilayahnya, guna mencari masukan dan dukungan dengan mereka untuk kebesaran PPP,” ujar Sanusi.

Siapapun yang ingin maju menjadi Ketua Umum PPP, menurut Sanusi harus kita pandang positif. Karena dengan mereka mau muncul, itu sudah sebuah awal untuk PPP bisa merubah pola perjuangannya ke depan dalam meraih simpati masyarakat. “Saya selalu berpikir positif pada semua calon Ketua Umum. Dan saya berharap, Ketua Umum terpilih nanti, harus dapat bersilaturahmi dengan ulama selain memainkan isue nasional yang dapat menarik hati masyarakat agar kembali mendukung kebesaran partai berlambang Ka’bah ini,” pungkas Sanusi penuh harap.

(Fadiel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.