Kerja Keras Panitia Muktamar IX Agar Muktamar Berjalan Lancar dan Sukses

PENAPERSATUAN – Persiapan Muktamar IX yang akan digelar PPP di kota Makassar, alhamdulillah berjalan baik tanpa ada kendala yang berarti. Awanya Muktamar IX ini akan dilakukan dengan kehadiran fisik dan virtual dengan seluruh utusan pemegang hak suara berada di kota Makassar. Demikian ungkap Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar PPP IX Dr. HM. Amir Uskara, M. KES kepada Pena Persatuan beberapa waktu lalu.

“Namun rencana tersebut harus mengalami perubahan. Dikarenakan Mabes Polri dan Satgas Penanganan Covid-19 Nasional menyampaikan keberatan dan ketidaksetujuan terhadap agenda Muktamar yang akan dihadiri sekitar 1300 sampai dengan 1500 orang dari berbagai pelosok Indonesia. Meski kita dari pihak panitia sudah memutuskan bahwa dalam acara muktamar kehadiran fisik akan dibatasi maksimaln 300 orang saja,” jelas Amir Uskara.

Pada kenyataannya, masih kata Amir Uskara, Mabes Polri dan Satgas Penanganan Covid-19 Nasional hanya mengizinkan kehadiran maksimal 200 orang dan tidak ada pergerakan massif warga PPP ke Makassar. Maka berdasarkan hal tersebut, kehadiran fisik  dilakukan dengan cara membagi zona dan pembagian zonasi itu telah diputuskan dalam Rapimnas V beberapa waktu lalu.

“Adapun pembagian zonasi tersebut antara lain Makassar, Manado, Surabaya, Semarang, Medan, Palembang, Balikpapan, Bogor, dan Serang. Dan kita sudah tegaskan bahwa setiap tempat penyelenggaraan itu maksimal dihadiri oleh 200 orang muktamirin dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan secara ketat. Kita juga meminta agar seluruh peserta muktamar wajib menunjukkan hasil swab test yang negatif,” ujar Amir Uskara.

Disinggung sudah sejauh mana pihak Organizing Committee (OC) yang diketuainya dalam mensukseskan Muktamar yang sudah di depan mata itu, dengan santai Amir Uskara mengemukakan bahwa pihaknya terus merampungkan semua persiapan muktamar dengan sebaik-baiknya.

“Dari sisi akomodasi kita sudah siapkan 5 hotel yang berdekatan yang akan kita gunakan untuk muktamirin. Kita juga sedang menyiapkan dan menata ballroom karena ruangan itu kan permintaan dari pihak Polri bahwa dalam satu ruangan sekalipun besar maksimal harus diisi 200 orang dan tidak boleh lebih dari itu. Oleh karenanya, kita membutuhkan sekitar 4 ballroom secara bersamaan,” urai Amir Uskara.

Di samping itu, tambah Amir Uskara, pihaknya juga sudah meminta fasilitas di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, tempat khusus agar para peserta Muktamar IX yang datang ke bandara tersebut tidak bercampur dengan penumpang yang lain. Sehingga protokol kesehatan saat Pandemi Covid-19 yang diamanatkan oleh Tim Satgas maupun oleh pemerintah pusat itu bisa dilakukan secara maksimal.

“Yang jelas saat ini panitia OC, baik panitia pusat maupun panitia lokal di Makassar terus bekerja keras untuk mensukseskan Muktamar PPP IX tersebut. Kita terus bekerja keras, persiapan-persiapan terus kita benahi agar kelak Muktamar IX bisa berjalan sukses dan memberikan berkah untuk kemajuan PPP ke depannya,” jelas Amir Uskara optimis.

Saat ditanya tentang harapannya ke depan PPP pasca Muktamar, dengan lugas Ketua Fraksi PPP DPR RI itu menyatakan bahwa PPP harus mampu meraih kebesarannya kembali di bawah ‘komando’ Ketua Umum PPP nanti yang akan terpilih di ajang Mukjtamar IX. Sehingga di Pemilu 2024 mendatang PPP bisa meraih suara signifikan di setiap tingkatan.

“Parameter besar atau kecilnya partai itu ya cukup kita lihat saja posisinya di parlemen. Partai yang besar tentu banyak memiliki kader-kadernya yang duduk di kursi parlemen. Begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu, harapan kita semua, di bawah Ketua Umum yang terpilih nanti, kita selaku kader partai mampu meningkatkan kerja-kerja politik kita dalam rangka bisa memperoleh suara yang maksimal atau kursi parlemen yang maksimal di setiap tingkatan,” pungkasnya. (Sobari/Miel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.